Victoria Care (VICI) Ungkap Target Laba dan Strategi
JAKARTA, investortrust.id - Emiten manufaktur kosmetik, PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) mempertahankan target pertumbuhan laba bersih sebanyak 11-14% dan pendapatan sebesar 12-15% hingga akhir tahun 2024. Sedangkan margin kotor (gross margin) diprediksi stabil 55% dan net margin sebesar 13% tahun ini.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Sabela Nur Amalina dan Natalia Sutanto mengatakan, manajemen VICI dalam penjelasannya tetap optimistis terhadap pencapaian target-target tahun ini sambil memantau kinerja penjualan mulai 24 September dan seterusnya.
Dalam riset tersebut, mereka memaparkan, VICI melaporkan peningkatan pendapatan secara tahunan naik 6,7% di semester I-2024, dikaitkan dengan kombinasi pertumbuhan volume dan peningkatan rata-rata harga jual 5% pada akhir 2023. Hal ini mendorong laba bersih perseroan naik 10% menjadi Rp 9 miliar.
Baca Juga
Victoria Care (VICI) Tebar Dividen Interim Rp 23,48 Miliar, Pantau Jadwal Berikut
Jika dirinci, segmen perawatan rambut memimpin pertumbuhan dengan peningkatan 17% secara tahunan, didorong oleh peluncuran produk baru Miranda dan saluran penjualan baru yaitu, Sociolla untuk merek CBD. Sebaliknya pendapatan segmen perawatan pribadi dan antiseptik turun sebesar 2,3% secara tahunan akibat persaingan yang lebih ketat.
“Dalam panggilan kami baru-baru ini dengan manajemen mengungkap adanya pergeseran pola konsumen dari pembelian online ke offline melalui saluran perdagangan modern,” tulis riset tersebut Rabu (11/9/2024).
Hal ini mendorong penjualan online yang kurang agresif dan realokasi strategis dari sebagian pengeluaran promosi terhadap toko offline, sambil mempertahankan biaya iklan sebesar 18% dari pendapatan.
Manajemen menyoroti perubahan perilaku konsumen dari pembelian online ke pembelian offline melalui saluran perdagangan modern (yaitu, Alfamart, Indomaret, Guardian, Watson, dan Beauty Store). Akibatnya, sejak Mei VICI melaporkan penjualan online kurang agresif, karena peningkatan biaya platform dan pengurangan bertahap dalam aktivitas promosi, seperti pengiriman gratis, kupon, dan penawaran uang kembali.
Baca Juga
Sementara itu, manajemen VICI menunjukkan penjualan secara tahunan yang datar pada Juli tahun ini dan penjualan Agustus masih diperkirakan melunak. Namun, itu mengantisipasi rebound penjualan di kuartal IV-2024, diuntungkan dari basis rendah karena larangan TikTok Shop tahun lalu.
“VICI berencana kembali menaikkan harga jual produk berkisar 5% pada akhir 2024. Perseroan juga tengah mempersiapkan peluncuran produk baru dengan target pria bersamaan dengan penawaran baru di bawah merek Miranda dan CBD,” paparnya.
Selain itu, perusahaan sedang mempersiapkan untuk memperkenalkan kemasan baru untuk produk Herborist-nya untuk mendukung segmen konsumen.
Grafik Saham VICI

