Hari Ini, Mandiri Sekuritas Jagokan Saham BFIN dan WTON
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/9/2024), cenderung bergerak sideways untuk jangka pendek setelah berasil breakout dari resistance 7.754.
Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa IHSG diprediksi bererak dalam rentang 7.700-7.820. Sedangkan dalam jangka menengah, IHSG bisa bergerak dalam rentang 7.490-7.900.
Baca Juga
Hari ini, Mandiri Sekuritas merekomendasikan beli saham BFIN dengan target harga Rp 1.025 dan saham WTON direkomendasikan beli dengan target harga Rp 123.
Kemarin, IHSG ditutup melesat level tertinggi baru (all time high/ATH) dengan kenaikan 58,65 poin (0,76%) menjadi 7.761. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 459,48 miliar, yaitu tiga saham terbanyak PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 162,90 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 151,87 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 79,64 miliar.
Baca Juga
Harga Emas Antam Melesat Rp 12.000 Jadi Rp 1.411.000 per Gram
Penguatan tersebut ditopang kenaikan beberapa sektor saham, seperti saham sektor teknologi 2,29%, sektor infrastruktur naik 1,63%, sektor konsumer non primer 0,95%, sektor keuangan 0,78%, dan sektor properti 0,91%. Sebaliknya sektor saham dengan penurunan hanya melanda saham sektor industri 1,03%, sektor material dasar 0,06%, dan sektor energi 0,09%.
Saat indeks melesat, empat saham ini torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) melesat sebanyak 34,39% menjadi Rp 254, PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) melambung 34,78% menjadi Rp 155, saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) melesat 24,68% menjadi Rp 2.880, dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melesat 24,62% menjadi Rp 324.
Grafik IHSG

