Meski IHSG Melemah, Asing Lanjut Borong Saham BBNI, ADRO, hingga BMRI
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 251,60 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/9/2024), ditutup melemah sebanyak 19,11 poin (0,25%) menjadi 7.702,74
Lima saham dengan net buy terbanyak melanda saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 172,86 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 96,31 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 94,85 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 61,99 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 50,76 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan torehan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Trimegah Bangun Perkasa Tbk (NCKL) Rp 220,71 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 95,22 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 40,68 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 34,66 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 27,82 miliar.
Pelemahan tersebut sejalan dengan koreksi mayoritas sektor saham, seperti sektor kesehata 0,97%, sektor energi 0,62%, sektor infrastruktur 0,57%, sektor industri 0,51%, sektor material dasar 0,30%, dan sektor keuangan 0,18%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor properti 1,91% dan sektor konsumer primer 0,14%.
Sebaliknya penguatan hingga auto reject atas (ARA) melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Voksel Electric Tbk (VOKS) melesat 34,74% menjadi Rp 256, PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 35% menjadi Rp 189, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 24,86% menjadi Rp 2.310.
Baca Juga
Kepemilikan Jadi 63,05%, Arthakencana Borong lagi Saham AKR Corporindo (AKRA) dari Pasar
Penguatan mengesankan juga melanda saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) sebanyak 33,33% menjadi Rp 168, PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 20,41% menjadi Rp 590, dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melesat 13,25% menjadi Rp 8.550.
Sebaliknya pelemahan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA), PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK), PT Perma Plasindo Tbk (BINO), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI).

