IHSG Rebound 0,74%, Lima Saham Ini ARA dengan Kenaikan lebih dari 34%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/9/2024), menguat sebanyak 56,38 poin (0,74%) menjadi 7.672,38. IHSG melesat berlawan arah dengan mayoritas bursa bursa saham Asia yang tengah melemah.
Kenaikan IHSG tersbeut didukung penguatan sejumlah sektor saham, saham sektor konsumer primer 2,76%, sektor kesehatan 1,61%, sektor infrastruktur 1,11%, sektor keuangan 0,75%, dan sektor properti 0,99%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor material dasar, sektor konsumer non primer, sektor material dasar, dan sektor energi.
Baca Juga
Berkah Bertemu Paus Fransiskus, Saham Emiten Prajogo (BREN) Ini Langsung Terbang ke Level Tertinggi
Saat IHSG melesat, lima saham ini cetak auto reject atas (ARA) dengan penguatan hampir mencapai 35%. Di antaranya, PT Perma Plasindo Tbk (BINO) naik 34,59% menjadi Rp 214, PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) naik 34,31% menjadi Rp 184, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) melesat 34,31% menjadi Rp 184.
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) naik 34,44% menjadi Rp 242 dan PT Inter Delta Tbk (INTD) menguat 34,43% menjadi Rp 246. ARA juga melanda saham PT Pakuan Tbk (UANG) sebanyak 35% menjadi Rp 900, PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) naik 24,37% menjadi Rp 296, dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) menguat 19,68% menjadi Rp 7.450.
Baca Juga
Pemerintah akan Naikkan Target Penerimaan Dividen BUMN ke Rp 90 Triliun
Sebaliknya koreksi paling dalam hari ini melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Pembangunan Graha Lestari Tbk (PGLI), PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE), PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW). Koreksi KARW tercatat yang pertama sejak awal tahun 2024.
Kemarin, IHSG anjlok sebanyak 78,01 poin (1,01%) menjadi 7.616,52. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 116,83 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 330,43 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 71,35 miliar, dan PT Perma Plasindo Tbk (BINO) Rp 56,39 miliar.
Grafik IHSG

