Manggung Polahraya (MANG) Harap dapat ‘Durian Runtuh’ Program 3 Juta Rumah Prabowo-Gibran
JAKARTA, investortrust.id - Program pembangunan 3 juta rumah rakyat per tahun yang diusung pemerintahan baru pimpinan presiden dan wakil presiden terpilih Parbowo – Gibran diyakini dapat menjadi angin segar bagi emiten sektor properti dan yang terkait.
Pembangunan 3 juta rumah merupakan solusi memangkas backlog perumahan yang saat ini ditaksir mencapai lebih dari 12 juta unit.
Terkait itu, emiten konstruksi gedung dan bangunan, pembangunan infrastruktur jalan dan produksi aspal hotmix dan beton ready mix, PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) menyatakan dukungannya pada program tersebut dan ingin ikut berkontribusi dalam pembangunan 3 juta rumah.
Direktur Pengembangan MANG Lie Kurniawan berharap, program ini akan berpengaruh positif pada pendapatan Perseroan.
“Mengenai kebijakan pemerintah baru membangun 3 juta rumah, akan kami pelajari saat program tersebut sudah mulai dijalankan, Perseroan mendukung program ini dan ingin turut berkontribusi dalam pembangunan 3 juta rumah tersebut,” jelas Kurniawan saat dihubungi investortrust.id, Rabu (4/9/2024).
Baca Juga
Manggung Polahraya (MANG) Serap Habis Dana IPO Rp 76,25 Miliar, Cek Peruntukannya
Sementara itu, ia juga berharap bahwa potensi pemangkasan suku bunga the Fed, dapat membawa dampak positif terhadap nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS hingga harga bahan baku yg selama ini terpengaruh kurs dolar AS seperti besi bisa stabil.
“Dengan stabilnya harga bahan baku tersebut, Perseroan akan bisa membukukan laba usaha yg lebih baik,” tuturnya.
Asal tahu, Pemerintahan Prabowo – Gibran akan melakukan program pembangunan perumahan rakyat sebesar 1 juta rumah di perkotaan dan 2 juta rumah di pedesaan per tahun untuk mengatasi backlog di hunian yang sebesar 12,7 juta unit.
Rencana ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi 8%, mengingat sektor properti memiliki andil sangat besar terhadap berbagai sektor.
Baca Juga
Pemerintah akan Naikkan Target Penerimaan Dividen BUMN ke Rp 90 Triliun
Hashim Djojohadikusumo, salah satu anggota Tim Transisi pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka yang juga menjadi ketua Satgas Perumahan dalam Tim Transisi Prabowo-Gibran Hashim menyatakan apabila Indonesia dapat meningkatkan GDP perumahan dari angka 14% saat ini menjadi 25% melalui program perumahan besar-besaran untuk menutupi backlog saat ini yang sebesar 12,7 juta unit, Indonesia dapat menambah laju pertumbuhan 1,5% hingga 2,5% per tahun.
Grafik Harga Saham MANG:

