Naik 106,98%, Penjualan Graha Prima Mentari (GRPM) Capai Rp 370,7 Miliar di Kuartal II-2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) membukukan, penjualan pada kuartal II-2024 sebanyak Rp 370,7 miliar atau naik sebesar 106,98% (year-on-year/YoY) dibandingkan kuartal II-2023 sejumlah Rp 179,1 miliar.
Hal itu disampaikan Direktur Keuangan GRPM, Lili Solihah dalam paparan publik melalui zoom meeting pada Jumat (30/8/2024) sore.
“Pada laporan Q2-2024 ini penjualan PT Graha Prima Mentari mencapai Rp 370,7 miliar, naik secara signifikan dari kuartal II-2023 yaitu sebesar 106,97%,” katanya.
GRPM juga mencatatkan, total laba kotor (gross profit) dan laba bersih (net profit) pada kuartal II-2024 yang masing-masing sebesar Rp 27,6 miliar dan Rp 3,6 miliar. Sedangkan pada kuartal II-2023 masing-masing sebesar Rp 14,4 miliar dan Rp 2,2 miliar.
Baca Juga
Graha Prima Mentari (GRPM) Tetapkan Dividen 52% dari Laba Bersih
“Kenaikan yang sama diikuti juga oleh catatan gross profit dan net profit masing-masing 91,67% dan 63,63%,” ujar Lili.
Kemudian, Lili juga memaparkan peningkatan aset sebesar 270,76% (YoY) atau senilai Rp 181,3 miliar pada kuartal II-2024 dibandingkan kuartal II-2023 yang sejumlah Rp 48,9 miliar.
“Total aset pada kuartal II-2024 sebesar Rp 181,3 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 270,76% dibandingkan dengan laporan keuangan kuartal II-2023,” paparnya.
Adapun ekuitas perusahaan turut meningkat sebesar 162,54% atau senilai Rp 86,9 miliar pada kuartal II-2024 dibandingkan kuartal II-2023 yang senilai Rp 33,1 miliar.
“Untuk ekuitasnya di angka Rp 86,9 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 162,54% dibandingkan dengan laporan keuangan kuartal II-2023,” tambah Lili.
Baca Juga
Graha Prima Mentari (GRPM) Akuisisi 51% Saham Perusahaan Distributor Rp 16,25 Miliar
Lili mengungkapkan, peningkatan kinerja tersebut dikarenakan GRPM telah mengakuisisi salah satu perusahaan distribusi Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yakni PT Tri Usaha Jaya (TUJ) pada 30 Mei 2024.
“Lonjakan ini menjadi catatan baik yang diperoleh PT Graha Prima Mentari setelah melakukan akuisisi PT Tri Usaha Jaya sebagai salah satu langkah strategis yang dihubungkan pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada tanggal 30 Mei 2024,” ucapnya.
Tak hanya itu, dia juga menyampaikan, GRPM telah membagikan dividen pada tahun ini dari laba bersih tahun 2023 kepada para pemegang saham sebesar Rp 2,31 miliar atau sama dengan Rp 1,05 per lembar saham.
“Dividen yang dibagikan di (tahun) 2024 adalah 52% atau senilai Rp 2.317.507.213,50 atau sama dengan Rp 1,05 per lembar saham,” kata Lili.
Kemudian, lanjut Lili, laba ditahan setelah pembagian dividen tersebut yakni sebesar 48% atau senilai Rp 2,177 miliar.
Direktur Utama GRPM, Agus Susanto juga mengharapkan dukungan para investor agar ke depannya dapat membagikan dividen yang lebih besar dibandingkan pada tahun 2024 ini.
“Kami harapkan, kami bisa membagikan dividen yang lebih besar untuk profit (laba) tahun 2024 ini di tahun 2025. Jadi butuh dukungan daripada investor bahwa kami juga berusaha keras agar value perusahaan ini semakin baik dan memberikan return yang baik kepada para investor,” pungkas Agus.

