BSDE Ungkap Perkembangan Proses Akuisisi Saham Suryamas (SMDM)
JAKARTA, investortrust.id - Emiten properti milik Sinarmas, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengungkapkan segera menyelesaikan proses adiministrasi akuisisi saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) pada akhir tahun 2024.
Sebelumnya, mengutip keterbukaan informasi Perseroan disampaikan, BSDE dan Top Global Ltd melakukan negosiasi secara langsung pada 31 Juli 2024. Keduanya, telah menandatangani Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat untuk transaksi akuisisi 91,99% saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) oleh BSDE.
“Pembayaran bisa dilakukan tahun ini atau tahun depan,” kata Direktur BSDE, Hermawan Wijaya dalam Public Exposes Live 2024, Rabu, (28/8/2024).
Baca Juga
Lebih lanjut, kata Hermawan, dengan akuisisi SMDM ini tentunya landbank BSDE akan bertambah. “Nah, dengan bertambahnya landbank tentunya masa pengembangan kita juga akan lebih panjang, dan kedua juga kita ada diferensiasi dari segi geografi,” sambungnya.
Seperti diketahui, SMDM saat ini memiliki landbank di area Bogor, Racamaya, kemudian di area sekitar Jonggol atau Cibubur berdekatan dengan Kota Wisata.
“Tentunya ke depannya ini akan memberikan sumbangan marketing sales atau prapenjualan yang kita harapkan bisa lebih baik lagi atau lebih tinggi lagi,” ucap dia.
Sekadar informasi, hingga Juni 2024, marketing sales BSDE sudah mencapai Rp 4,84 triliun, atau 51% dari total target tahun ini sebesar Rp 9,5 triliun.
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 17%, Ini Strateginya
Berdasarkan angka Prapenjualan semester I-2024, segmen residensial berkontribusi sebesar Rp 2,61 triliun atau 54% dari total Prapenjualan.
Sementara prapenjualan segmen komersial, termasuk lot komersial, apartemen dan ruko berkontribusi sebesar Rp 1,67 triliun, mewakili 34% dari total Prapenjualan.
“Pencapaian positif ini patut diapresiasi karena perekonomian global belum menunjukan kestabilan, terutama isu nilai tukar dan penurunan daya beli”, ujar Hermawan.
Grafik Harga Saham BSDE dan SMDM:

