Bangkok Bank Jual 4,82% Saham Bank Permata (BNLI) demi Free Float, Raup Dana Segini
JAKARTA, investortrust.id – Bangkok Bank melepas sebanyak sebanyak 4,82% saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) ke publik dengan meraup dana Rp 1,60 triliun. Pelepasan saham tersebut bagian dari pengalihan kembali saham setelah tender wajib untuk penambahan porsi free float di Bursa Efek Indonesia.
Manajemen BNLI dalam penjelasan resminya di BEI menyebutkan bahwa Bangkok Bank melepas sebaynak 1,74 miliar saham BNLI dengan harga pelaksanaan Rp 23 per saham. Penyelesaian transaksi di lakukan di pasar negosiasi pada 23 Agustus 2024.
Baca Juga
Saham Terbang ARA, Permata Bank (BNLI) Siapkan Aksi Tambah Free Float?
“Penjualan saham tersbeut bertujuan untuk memenuhi kewajiban pengalihan kembali saham setelah penawaran tender wajib berdasarkan peraturan OJK,” tulis manajemen BNLI.
Pelepasan tersebut menjadikan total saham BNLI yang dikendalikan Bangkok Bank berkurang dari sebelumnya 93,94% menjadi 89,12% saham. Sedangkan kepemilikan saham public bertambah dari 1,22% menjadi 10,81% saham. Meski demikian, harga pelepasan saham tersebut masih berada di bawah harga penawaran tender wajib alias mandatory tender offer atas saham BNLI senilai Rp 1.347 per saham tahun 2020.
Baca Juga
Tumbuh 8,7%, PermataBank (BNLI) Cetak Laba Rp 1,5 Triliun di Semester I 2024
Sementara itu, saham BNLI kembali catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/8/2023). ARA ini merupakan yang kedua dalam dua hari terakhir.
Saham BNLI ditutup melesat Rp 290 (24,89%) menjadi Rp 1.455. Sedangkan kemarin saham BNLI ditutup ARA setelah naik dari Rp 935 menjadi Rp 1.165.
Sebagaimana diketahui Bank Permata atau Permata Bank (BNLI) sebelumnya mendapatkan restu perpanjangan waktu untuk menambah free float saham paling lambat 7 Oktober 2024.
Grafik Saham BNLI

