Jelang Stock Split, Simak Kembali Target Saham Indosat (ISAT) Berikut
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) disebut-sebut berpotensi menguat menuju level Rp 13.300 jelang aksi korporasi pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:4.
Saat ini, jumlah saham seri B ISAT teercatat sebanyak 8,06 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Dengan rasio stock split 1:4, jumlah saham perseroan akan bertambah menjadi sebanyak 32,25 miliar unit dengan nilai nominal Rp 25 per saham.
Baca Juga
Tingkatkan Produktivitas, Indosat (ISAT) Pakai Asisten AI Buatan Microsoft
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan awal bulan ini mempertahankan rekomendasi beli saham ISAT dengan target harga Rp 13.300. Target harga tersebut mempertimbangkan pertumbuhan kinerja keuangan ISAT yang solid sesuai dengan estimasi.
Target harga tersebut juga mempertimbangkan gencarnya ekspansi perseroan ke area pedesaan. Berlanjutnya penguatan jaringan perseroan untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan kinerja secara bersamaan bisa mengerek naik margin keuntungan.
BRI Danareksa Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih ISAT menjadi Rp 5,30 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 4,73 triliun. Pendapatan usaha juga diproyeksikan meningkat menjadi Rp 55,57 triliun tahun 2024, dibandingkan perolehan tahun lalu Rp 51,22 triliun.
Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan PT Indosat Tbk Reski Damayanti mengatakan, pemecahan saham akan dilakukan karena rendahnya likuiditas saham perseroan. ‘’Perseroan berharap pemecahan saham dapat meningkatkan likuiditas saham dan dapat menarik minat investor ritel, khususnya investor muda,’’ urai Reski.
Baca Juga
Begini Kelanjutan Rencana Akuisisi Fiber Optik Indosat (ISAT) oleh Mitratel (MTEL)
Stock split tersebut akan direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar 24 September 2024.
Sebagai catatan, saat ini struktur pemegang saham ISAT terdiri dari Ooredoo Hutchison Asia Pte. Ltd menguasai 65,64% saham, kemudian PT Perusahaan Pengelola Aset memegang sebanyak 9,63%, PT Tiga Telekomunikasi Indonesia sebanyak 8,33%, Muhammad Buldansyah sebanyak 0,003% serta publik sebanyak 0.0155%.
Grafik Saham ISAT

