Jelang Merger, Smartfren (FREN) bisa Jadi Pilihan dari Daftar Saham PPK
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) satu dari beberapa saham yang masih layak untuk dipantau dari daftar saham yang ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) Bursa Efek Indonesia (BEI).
Faktor utama pemicu saham FREN yang dicermati adalah rencana merger dengan PT XL Axiata Tbk (EXCL). Apalagi rencana merger tersebut disebut sudah memasuki tahap akhir setelah beredar kabar bahwa EXCL dan FREN telah menunjuk underwriter untuk memuluskan rencana transaksi tersebut.
Baca Juga
Melalui merger tersebut kedua perusahaan diperkirakan semakin solid dan efisien, sehingga akhirnya bisa berimbas terhadap perbaikan kinerja keuangan. Selain itu, perusahaaan hasil merger didukung dua pemegang saham raksasa, yaitu Sinarmas dan Axiata.
Secara kinerja keuangan, FREN masih berhasil menorehkan peningkatan pendapatan usaha menjadi Rp 5,57 triliun hingga Semester I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 5,56 triliun. Sebaliknya laba usaha turun dari Rp 143,63 miliar menjadi Rp 47,32 miliar.
Baca Juga
Proses Merger XL Axiata (EXCL) dan Smartfren (FREN) Masih pada Tahap Due Diligence
Meski demikian perseroan berhasil pangkas rugi periode berjalan dengan Rp 543,21 miliar menjadi Rp 473,79 miliar. Dengan penurunan tersebut rugi bersih per saham perseroan turun dari Rp 1,62 menjadi Rp 1,24 per saham.
Saham FREN ditargetkan balik ke level Rp 50 sebelum merger tuntas. Adapun pada penutupan perdagangan saham di BEI kemarin, saham FREN ditutup level Rp 32 per saham.
Grafik Saham FREN

