Go Private, Century Textile (CNTX) Gagas Penawaran Tender Rp 400 per Saham
JAKARTA, investortrust.id – Emiten tekstil, PT Century Textile Industry Tbk (CNTX) mengumumkan rencana go private dan voluntary delisting saham dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Terkait rencana itu, Perseroan mengagendakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Mulia, Senayan, pada 25 September 2024.
Selain persertujuan untuk go private kepada pemegang saham independen, dalam RUPS, Perseroan menawarakan pembelian saham milik publik lewat mekanisme penawaran tender atau tender offer oleh Penfabric dengan harga pelaksanaan Rp 400 per saham.
Baca Juga
Permintaan Produk Dailymeal Tinggi, Buyung Poetra (HOKI) Siapkan Pabrik Baru Ini
Dilansir dari Pengumuman Keterbukaan Informasi Go Private yang dilansir, Senin (19/8/2024). Perseroan menyampaikan bahwa harga penawaran tender Rp 400 per saham merupakan harga premium sekitar 181,7% lebih tinggi dari harga rata-rata tertinggi perdagangan harian di BEI dalam jangka waktu 90 hari terakhir sebelum pengumuman RUPS untuk rencana go private yaitu Rp 142 per saham.
“Jika rencana go private disetujui dalam RUPSLB dan setelah pelaksanaan tender sukarela jumlah pemegang saham menjadi kurang dari 50 pihak, maka pemegang saham publik yang tidak bersedia menjual sahamnya dalam penawaran tender, akan menjadi pemegang saham Perusahaan tertutup," ulas Manajemen dikutip dari prospektus.
Baca Juga
Nusantara Infrastructure (META) Beri Update soal Rencana Go Private
Dengan demikian, para pemegang saham publik tersebut tidak lagi dapat lagi menjual sahamnya di BEI.
Sebagai catatan, saat ini pemegang saham Perseroan terdiri dari Penfabric Sdn. Berhard sebanyak 30%, Toray Industries Inc sebanyak 23,74%, PT Prospect Motor 11,97%, PT Budiman Kencana Lestari 11,66%, PT Easterntex 10,15%, publik dengan dengan kepemilikan di bawah 5% sebanyak 7,12% - non warkat dan publik dengan warkat sebanyak 5,36%.
Grafik Harga Saham CNTX secara Ytd:

