Saat Wall Street Melesat, Begini Potensi IHSG dan Saham Pilihan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/8/2024), diproyeksikan rawan terkoreksi dalam jangka pendek. Meski demikian potensi penguatan tetap terbuka menuju area 7.590.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta hari ini menyebutkan bahwa indeks mulai tertahan resisten 7,454 dan mulai rawak koreksi dalam jangka pende dengan demand zone area 7.297-7.356.
Baca Juga
Wall Street Reli: S&P 500 dan Nasdaq Melambung, Dow Melesat Hampir 600 Poin
Sedangkan saham yang layak dilirik pada perdagangan hari ini adalah saham ANTM dengan rekomendasi beli dan target harga Rp 1.450-1.500. Kemudian, saham PANI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.700-6.150.
Pergerakan indeks juga bakal dipengaruhi lompatan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones melesat 1,39% hingga kembali di atas 40.500. Penguatan paling pest melanda indeks Nasdaq menguat 2,34% dan indeks S&P500 melesat 1,61%.
IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 26,54 poin (0,36%) menjadi 7.409,50 setelah intraday sempat melesat ke level tertinggi baru sepanjang masa. Pemodal asing kembali melanjutkan pembelian bersih (net buy) saham Rp 628,02 miliar, seperti saham PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) Rp 197,58 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 167,49 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 156,70 miliar.
Baca Juga
Dian Swastika (DSSA) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp 2 Triliun, Tawarkan Kupon hingga 8,87%
Koreksi kemarin dipengaruhi atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 0,72%, sektor material dasar 0,66%, sektor energi 0,65%, sektor keuangan 0,24%, dan sektor industri 0,39%. Sedangkan sektor saham yang bergerak di zona hijau terdiri atas saham sektor properti, konsumer primer, transportasi, dan teknologi.
Meski IHSG ditutup di zona merah, saham PT Argo Pantes Tbk (ARGO) berhasil naik auto reject atas (ARA) sebesar Rp 220 (24,86%) menjadi Rp 1.105 dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) ARA Rp 60 (24,59%) menjadi Rp 304.
Grafik IHSG

