Petrosea (PTRO) Raih Kontrak Jasa Penambangan Seumur Hidup, Nilainya Jumbo!
JAKARTA, investortrust.id – PT Petrosea Tbk (PTRO) meraih kontrak jasa penambangan batu bara dengan PT Pasir Bara Prima, anak perusahaan PT Singaraja Putra Tbk (SINI), senilai Rp 17,4 triliun. Jangka waktu kontrak seumur hidup (life of time).
Petrosea (PTRO) telah resmi memenangkan kontrak life of time tersebut sejak 9 Agustus 2024. “Perolehan kontrak tersebut bagian dari implementasi strategi jangka Panjang perseroan melalui peningkatan aktivitas operasional jasa pertambangan,” tulis manajemen PTRO dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/8/2024).
Baca Juga
Daftar 10 Saham Elit dengan Potensi Lompatan Harga, Ada PTRO dan RAJA
Manajemen PTRO menambahkan bahwa perolehan kontrak tersebut akan berdampak positif terhadap kelangsungan usaha perseroan serta dapat meningkatkan kinerja keaungan dan operasional ke depan.
Sebelumnya, PTRO dengan Pasir Bara Prima (PBB) telah terlebih dahulu meneken term sheet yang dilaksanakan pada 3 Juli 2024, yaitu peningkatan produksi Pasar Bara menjadi 415,4 juta BCM dan produksi batu bara sebanyak 52 juta ton. Estimasi nilai pekerjaan berdasarkan term sheet tersebut mencapai US$ 1,08 miliar.
Perubahan tersebut didasarkan term sheet yang sebelumnya telah ditandatangani manajemen PTRO dan Pasari Bara Prima pada 27 Maret 2024 dengan pekerjaan pengupasan lapisan tanah penutup dan produksi batubara di area tambang di Kapuas Tengah, Kalimantan Tengah.
Nilai kontrak berkisar US$ 511,45 juta dengan estimasi lapisan tanah penutup sebesar 240 juta Bank Cubic Meter (BCM) dan produksi batubara sebesar 26,4 juta ton untuk jangka waktu sembilan tahun sampai dengan tahun 2032.
Baca Juga
Petrosea (PTRO) Teken Perjanjian Jasa Pertambangan dengan Anak Usaha Cokal Ltd
Sebelumnya, Prajogo Pangestu melalui perusahaan yang dikendalikannya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), kembali membeli sebanyak 7,5% saham PT Petrosea Tbk (PTRO) dari PT Caraka Reksa Optima. Transaksi tersebut dituntaskan pada 7 Juni 2024.
Dengan aksi penambahan saham tersebut, CUAN melalui Kreasi Jasa Persada (KJP) kini menjadi pemegang 41,5% saham PTRO. Sedangkan kepemilikan Caraka Reksa Optima turun menjadi 23,90%. Sisanya dikuasai PT Sentosa Bersama Mitra 18,85% dan investor publik.
Grafik Saham PTRO

