Lima Saham Ini Bikin Pemodal Tetap Riang, Meski IHSG Sesi I Terjun 2%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (5/8/2024), anjlok sebanyak 145,52 poin (1,99%) menjadi 7.162. Penurunan parah mengikuti kejatuhan indeks bursa saham dunia.
Koreksi indeks ini sejalan dengan pelemahan mayoritas bursa saham global dan Asia yang dimulai dengan Wall Street. Bursa saham Asia lainnya yang melemah, yaitu indeks Nikkei sempat anjlok 8,1% atau penurunan harian terendah sejak Oktober 1987. Bursa saham lainnya yang anjlok adalah Kospi ambrol 7,41%, bursa saham Taiwan anjlok 8,03%, bursa saham Strait Times Singapura 3,0%, bursa saham Malaysia 2,75%. Sebaliknya indeks Shanghai dan Shenzen justru naik tipis.
Baca Juga
Secara sektor, penurunan terdalam melanda saham sektor energi, material dasar, industri, dan transportasi dengan koreksi lebih dari 2%. Saham sektor keuangan, infrastruktur, dan properti anjlok lebih dari 1,5%.
Yang mengejutkan sejumlah saham masih tetap perkasa di tengah penurunan dalam IHSG sepanjang sesi I hari ini, yaitu saham PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) naik 26,95% menjadi Rp 179, PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) melesat 23,39% menjadi Rp 306, dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 21,21% menjadi Rp 1.400.
Baca Juga
Dow Futures Merosot Lebih dari 300 Poin Setelah Kejatuhan Wall Street
Lompatan harga juga melanda saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) sebanyak 18,03% menjadi Rp 432, PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS) menguat 17,65% menjadi Rp 140, dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) melesat 13,45% menjadi Rp 3.290.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) anjlok 6,57% menjadi Rp 7.825, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) anjlok 5,45% menjadi Rp 9.550, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melorot 4,36% menjadi Rp 8.225, PT Baya Resources Tbk (BYAN) turun 4,12% menjadi Rp 16.400, dan PT Tempo Scan Padcific Tbk (TSPC) melorot 5,71% menjadi Rp 2,310.
Grafik IHSG

