Naik Tipis-Tipis, Emiten Hermanto Tanoko (BLES) Raup Laba Rp 58,50 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Produsen bata ringan dan semen mortar yang terafiliasi dengan konglomerat Hermanto Tanoko, PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) mencatat laba periode berjalan sebesar Rp 58,50 miliar di Semester I-2024.
Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan 2,01% dibanding periode yang sama tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp 56,94 miliar. Sementara posisi EBITDA tercatat naik 3,46% menjadi Rp 74,77 miliar di semester I-2024 dari posisi Rp 71,96 miliar.
Manajemen emiten yang baru listing pada 8 Juli 2024 tersebut menjelaskan, kenaikan Ebitda dan laba bersih sejalan dengan kenaikan laba kotor sebesar 11,67% pada semester I - 2024, dengan margin laba kotor sebesar 32,72%.
Baca Juga
Investasi Rp 200 Miliar, Superior Prima (BLES) Percepat Pembangunan Pabrik Baru di Banjarnegara
“Kenaikan margin laba kotor ini mengindikasikan BLES berhasil meningkatkan efisiensi produksinya jika dibandingkan dengan semester I tahun 2023 yang mencatat margin laba kotor sebesar 29,51%,” urai Manajemen BLES dikutip dari keterangan tertulis, Senin (29/7/2024).
Pada semester I ini BLES membukukan laba kotor sebesar Rp 190 miliar dari nilai penjualan sebesar Rp 580 miliar. Periode yang sama di tahun lalu mencatat laba kotor sebesar Rp 170 miliar dari nilai penjualan sebesar Rp 576 miliar.
Sementara dari sisi neraca, total nilai aset BLES di semester I-2024 bertambah sebesar 3,91% jika dibandingkan dengan periode Desember tahun 2023.
Menajeman menjelaskan, penambahan kapasitas di pabrik 1 Mojokerto dan pabrik 2 Lamongan sendiri belum berdampak pada kinerja Perseroan di paruh pertama tahun ini.
Baca Juga
Manajemen menjelaskan output kedua pabrik ini justru tidak efektif selama semester I sebagai konsekuensi yang harus diterima dari pengerjaan upgrading capacity ini.
“Jika berandai-andai, bila penambahan kapasitas ini tidak dijalankan tentunya kinerja semester I akan lebih baik lagi, namun penambahan kapasitas ini dijalankan sebagai bagian dari rencana jangka panjang Perseroan,’’ katanya.
Dikatakan, penambahan kapasitas di kedua pabrik tadi baru dapat dinikmati di semester II ini. Kapasitas terpasang BLES di tahun 2023 adalah 3,2 juta m3 per tahun dan kini kapasitas terpasang BLES adalah 4,6 juta m3 per tahun.
Dengan adanya penambahan kapasitas terpasang ini, Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 28% di tahun 2024.
Manajemen BLES optimistis, kinerja Perseroan di semester II akan makin moncer. Tidak berhenti dengan penambahan kapasitas di tahun ini, BLES juga telah memulai proyek pabrik 5 di Banjarnegara.
Pabrik yang direncanakan beroperasi di pertengahan tahun 2025 memiliki kapasitas terpasang sebesar 1 juta m3 per tahun, sehingga total kapasitas terpasang BLES menjadi 5,6 juta m3 per tahun.
Grafik Harga Saham BLES:

