Produk Kalbe (KLBF) Masuk TikTok Omar Apollo, Komut: Natural, Kami Tidak Kerja Sama Iklan
JAKARTA, investortrust.id – Produk minuman air kelapa dalam kemasan bermerek Hydro Coco yang diproduksi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), masuk ke dalam unggahan TikTok penyanyi asal Amerika Serikat Omar Apollo.
Cuplikan video durasi 31 detik yang diunggah pada Minggu (21/7/2024) tersebut, bersamaan dengan jadwal panggung Omar dalam festival musik We The Fest di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Sport Complex, Senayan, Jakarta Pusat.
“Kami di Jakarta menemukan ini dan saya harus menyedotnya keluar, sangat enak,” begitu kira-kira ungkapan Omar dalam unggahan tersebut, jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia.
Di dalam unggahan yang ditonton 165.600 akun tersebut, Omar juga meminta rekan-rekannya untuk mencoba produk tersebut, yang disusul ungkapan setuju bahwa minuman olahan air kelapa itu terasa enak.
Baca Juga
Merespons hal tersebut, Presiden Komisaris Kalbe Farma Vidjongtius menegaskan bahwa pihaknya tidak menjalin kerja sama iklan dengan Oma Apollo. Alhasil dia menegaskan, unggahan TikTok tersebut bukanlah endorsement.
“(Unggahan) Tiktok tersebut natural saja dari customer yang merasakan kecocokan dengan Hydro Coco,” tulis Vidjong melalui pesan singkat, Sabtu (27/7/2024).
Dilihat lebih lanjut, Kalbe maupun Hydro Coco juga tidak masuk dalam jajaran sponsor We The Fest, tempat Omar Apollo ‘manggung’.
Vidjongtius menjelaskan bahwa Hydro Coco merupakan air kelapa alami dari Riau dan menjadi pilihan konsumen yang suka beraktivitas olahraga maupun rekreasi. Sekadar mengingatkan, produk ini juga mendapat wadah pemasaran pada penyelenggaraan KTT Asean tahun lalu.
Hydro Coco menjadi salah satu produk yang terus tersedia di media center Gedung JCC Senayan, yang juga dinikmati oleh jurnalis mancanegara. Telah beberapa kali dicicipi konsumen asing, Vidjong mengaku akan menggencarkan ekspor minuman kelapa dari Kalbe tersebut.
Baca Juga
Sinarmas Sekuritas : IHSG Berpotensi Tembus 7.500, Dipimpin Sektor Bank dan Konsumsi
“Masih fokus pasar Indonesia tapi secara berkala sudah mulai ekspor ke Dubai dan Tiongkok untuk test customer taste-nya, kalau respons cocok maka akan lebih digencarkan kemudian,” ungkapnya kepada investortrust.id.
Berdasarkan laman (website) resmi Hydro Coco, produk ini tercatat telah dijual secara ekspor, antara lain ke Qatar, Hongkong, Malaysia, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Sebagai informasi, sampai kuartal I-2024, total penjualan bersih Kalbe masih didominasi oleh penjualan domestik yang sebesar Rp 7,98 triliun, sedangkan nilai eskpornya hanya Rp 381,69 miliar.
Penjualan ekspor tersebut juga terdiri dari penjualan obat resep Rp 148,25 miliar, produk kesehatan Rp 162,31 miliar, nutrisi Rp 69,22 miliar, serta distribusi dan logistik Rp 1,89 miliar.
Setelah video Omar Pollo dan Hydro Coco viral pada akhir pekan lalu, harga saham KLBF terpantau stagnan. Lalu sempat menguat 0,95% menjadi Rp 1.590 per saham pada Kamis, (25/7/2024) namun turun lagi 0,94% menjadi Rp 1.575 pada penutupan perdagangan Jumat (26/7/2024). (CR-10)

