Gandeng Mastercard, Startup Stablecoin Australia Ini Ekspansi ke Eropa
JAKARTA, investortrust.id - Startup pembayaran stablecoin
Melansir dari Cointelegraph pada Selasa (23/7/2024), salah satu pendiri Stables, Bernado Bilotta menyampaikan bahwa ekspansi tersebut menandai langkah penting bagi Stables untuk mencatat peningkatan pasar dan pelanggan baru di Eropa.
Bernado Bilotta memperkirakan, pasar Stables di Eropa dua puluh kali lebih besar dari Australia.
Lebih lanjut, kemitraan baru ini akan memungkinkan pengguna Stables melakukan pembelian dengan USD Coin Circle di 27 negara di seluruh Eropa, di mana pun MasterCard diterima dan melalui vendor digital seperti Apple dan Google Pay.
Kemudian, Bernado Bilotta menambahkan, stablecoin tidak lagi hanya diperuntukkan bagi mereka yang hidup dengan kripto. Sebaliknya, aset yang dipatok dalam dolar diambil oleh orang-orang biasa yang memiliki kebutuhan nyata untuk menggunakannya.
Meskipun kripto sendiri dikenal sangat spekulatif, menurut Bilotta, sangat disayangkan bahwa produk dengan "kesesuaian pasar produk” terbaik sebenarnya adalah yang paling stabil.
"Semua orang di dunia kripto membicarakan tentang Dogwifhat, hal-hal yang naik dan turun. Tetapi jika Anda melihat datanya, hal yang benar-benar sesuai dengan pasar produk adalah dolar digital," ujarnya.
Hingga saat ini, stablecoin digunakan oleh ratusan ribu pengguna asli kripto dan non-kripto untuk perdagangan, pengiriman uang, pembayaran lintas batas, dan aplikasi pembayaran lainnya di seluruh dunia.
Bernado Bilotta mengatakan, masyarakat dari negara-negara yang mengalami tingkat inflasi tinggi salah satunya seperti Argentina dan Turki. Serta wilayah dengan fragmentasi mata uang tingkat tinggi seperti Asia Tenggara berbondong-bondong menggunakan stablecoin sebagai alternatif yang lebih stabil.

