Top Broker Sepekan: Maybank, Mansek dan UBS Sekuritas Catat Transaksi Saham Rp 26,61 T
JAKARTA, investortrust.id – Tiga broker papan atas mencatat akumulasi nilai transaksi pasar saham sebesar Rp 26,61 triliun selama sepekan terakhir, periode 8 -12 Juli 2024.
Ketiga broker tersebut terdiri dari PT Maybank Sekuritas Indonesia (ZP), PT Mandiri Sekuritas atau Mansek (CC) dan PT UBS Sekuritas Indonesia (AK). Mereka menguasai 25,71% dari total transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan tersebut.
Maybank Sekuritas tampil sebagai broker paling elite dengan catatan transaksi sebesar Rp 9,52 triliun. Posisi runner up milik Mansek dengan nilai transaksi Rp 9,06% dengan volume saham sebanyak 10,05 miliar lembar dan frekunesi sebanyak 728 ribu kali transaksi.
Posisi ketiga top 10 broker pekan ini ditempati oleh UBS Sekuritas yang mencatat nilai transaksi sebesar 8,30 triliun. Di bawahnya posisi keempat, PT CGS International Sekuritas Indonesia (YU) mengakumulasi nilai transaksi Rp 7,85 triliun dalam sepekan.
Baca Juga
Sedangkan JP Morgan Sekuritas Indonesia yang berada di posisi kelima mencatat nilai transaksi sebesar Rp 6,18 triliun.
Broker asal Korea, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP), berada di posisi keenam top value sepekan, sebesar Rp 6 triliun. Meski begitu YP menjadi runner up untuk volume transaksi dan jawara untuk frekuensi transaksi sepekan terakhir, masing-masing sebesar 13,10 miliar lembar dan 1,02 miliar kali transaksi.
Tempat ketujuh diduduki oleh broker asing lainnya, PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) dengan mencatat nilai transaksi sebesar Rp 5,29 triliun.
Posisi delapan menjadi milik PT Macquarie Sekuritas Indonesia (RX) dengan nilain transaksi tercatat Rp 3,67 triliun. Dua broker lokal menduduki posisi kesembilan dan sepuluh yaitu, PT Indo Premier Sekuritas (PD) dan PT Semesta Indovest Sekuritas (MG), masing-masing mencatat nilai transaksi sebesar Rp 3,61 triliun dan 3,13 triliun.
Bursa Efek Indonesia menyampaikan, data perdagangan saham BEI selama periode tanggal 8 Juli - 12 Juli 2024 mayoritas ditutup positif, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat sebesar 1,02% menjadi berada pada level 7.327,59 dari level 7.253,37 pada penutupan pekan sebelumnya.
Baca Juga
OJK: Penyelesaian Klaim AJB Bumiputera Dilakukan Bertahap hingga 2027
Penguatan IHSG sejalan dengan kapitalisasi pasar bursa yang mengalami kenaikan sebesar 0,37% menjadi Rp 12.478 triliun dari Rp 12.431 triliun pada pekan sebelumnya.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, kenaikan tertinggi indikator perdagangan saham di BEI sepekan terakhir tampak pada rata-rata frekuensi transaksi yaitu sebesar 15,29% menjadi 1,09 juta kali transaksi dari 947 ribu kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.
‘’Sementara rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini mengalami kenaikan 11,97%, menjadi 17,41 miliar lembar saham dari 15,55 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya,’’ ujar Kautsar dalam keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (17/7/2024).
Adapun rata-rata nilai transaksi harian Bursa pekan ini mengalami penurunan sebesar 1,78% menjadi Rp 10,46 triliun dari Rp 16,65 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara pergerakan investor asing pada Jumat akhir pekan lalu mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 1,24 triliun dan sepanjang tahun 2024 investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 3,53 triliun.

