Top Broker Sepekan: UBS, Mansek dan Maybank Sekuritas Catat Transaksi Saham Rp 19,45 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Tiga broker papan atas memimpin aktivitas transaksi di pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir, periode 22 Juli – 26 Juli 2024. Akumulasi nilai transaksi tiga broker mencapai Rp
Dari sisi nilai transaksi atau top value, PT UBS Sekuritas Indonesia tampil sebagai jawara dengan mengakumulasi transaksi sebesar Rp 7,11 triliun atau sekitar 8,36% dari total nilai transaksi sepekan.
Sementara dari sisi volume, broker dengan kode perdagangan AK tersebut memfasilitasi sebanyak 8,31 miliar lembar saham.
PT Mandiri Sekuritas atau Mansek berada di posisi runner up dengan mencatat akumulasi nilai transaksi sebesar Rp 6,48 triliun atau 7,63% transaksi di BEI.
Baca Juga
Nusantara Sejahtera (CNMA) Ajak 150 Anak Nobar ‘Si Juki The Movie'
Dari sisi frekuensi transaksi Mansek bertengger di posisi ketiga, dengan catatan sebanyak 639 juta kali transaksi dan volume perdagangan mencapai 9,55 miliar lembar saham.
PT Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) bertengger di posisi ketiga broker paling elite pakan lalu dengan mencatat nilai transaksi Rp 5,86 triliun dengan volume sebanyak 6,37 miliar lembar saham dan 354 ribu kali transaksi.
Sedangkan JP Morgan Sekuritas Indonesia (BK) yang berada di posisi keempat mencatat nilai transaksi sebesar Rp 5,50 triliun. Namun dari sisi volume dan frekuensi transaksibroker dengan kode BK ini tidak masuk dalam top 10 broker.
Posisi kelima top 10 broker pekan ini ditempati oleh PT CGS International Sekuritas Indonesia (YU) yang mencatat nilai transaksi sebesar Rp 5,15 triliun dan volume sebanyak 10,49 miliar lembar saham.
Adapun broker asal Korea, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP), berada di posisi keenam top value sepekan sebesar Rp 4,87 triliun. Meski begitu YP menjadi jawara frekuensi transaksi sepekan terakhir sebanyak 1 miliar kali transaksi.
Baca Juga
Melesat 21% dalam Sebulan, Saham Adi Sarana (ASSA) Ternyata Simpan Potensi Besar
Broker lokal PT Indo Premier Sekuritas (PD) bertengger di peringkat tujuh dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,04 triliun. Kemudian PT KB Valbury Sekuritas (CP) menempati peringkat delapan dengan merangkum transaksi saham sebanyak 2,50 triliun.
Dua broker asing menduduki posisi kesembilan dan sepuluh yaitu, PT Macquarie Sekuritas Indonesia (RX), dan PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ). Masing-masing mencatat nilai transaksi sebesar Rp 2,45 triliun dan 2,32 triliun.
Bursa Efek Indonesia menyampaikan, data perdagangan saham BEI selama periode tanggal 22 Juli - 26 Juli 2024 bervariasi, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun tipis sebesar 0,09% pada posisi 7.288,167 dari 7.294,495 pada penutupan pekan sebelumnya.
Sermentara itu, kapitalisasi pasar bursa mengalami kenaikan tipis sebesar 0,04% menjadi Rp 12.362 triliun dari Rp 12.358 triliun pada pekan sebelumnya.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, kenaikan indikator perdagangan saham di BEI sepekan terakhir tampak pada rata-rata volume transaksi harian sepekan sebesar 9,00% menjadi 17,972 miliar lembar saham dari 16,488 miliar lembar saham pada penutupan pekan sebelumnya.
Rata-rata nilai transaksi harian Bursa selama sepekan juga mengalami penurunan sebesar 11,41% menjadi Rp 8,506 triliun dari Rp 9,601 triliun pada pekan sebelumnya. Transaksi frekuensi harian Bursa selama sepekan turun sebesar 0,92% menjadi 993 ribu kali dari pekan lalu sebanyak 1 juta kali transaksi.
Adapun rata-rata nilai transaksi harian Bursa pekan ini mengalami penurunan sebesar 34,09% menjadi Rp 10,65 triliun dari Rp 16,16 triliun pada pekan lalu.
Sementara pergerakan investor asing pada Jumat akhir pekan lalu mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 366,69 miliar dan sepanjang tahun 2024 investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 2,46 triliun.

