Platinum Wahab (TGUK) Lapor Penggunaan Dana IPO, Ada Sisa Rp 29,43 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Emiten yang bergerak dalam bidang perdagangan akomodasi dan penyediaan makan minum, PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) meloporkan sisa penggunaan dana hasil initial publc offering (IPO) sebesar Rp 29,43 miliar.
Direktur Utama PT Platinum Wahab Nusantara Tbk Mulana Hakim menjelaskan, penggunaan dana hasil IPO periode Juni 2023 – Desember 2023 sesuai dengan rencana penggunaan dana yang dicantumkan Perseroan dalam prospektus IPO.
Baca Juga
Dorong Pemerataan Ekonomi, Pemanfaatkan SDA Diminta Lebih Demokratis
Adapun total dana hasil IPO yang diperoleh pada Juni 2023 mencapai Rp 117,85 miliar. Setelah dikurangi biaya IPO sebesar Rp 5,68 miliar, TGUK mengantongi dana bersih hasil IPO sebesar Rp 112,17 miliar.
“Dana IPO telah digunakan untuk penambahan dan pengembangan gerai dan foodtruct sebesar Rp 38,30 miliar dari rencana yang tercantum dalam prospectus IPO Rp 67,30 miliar,’’ urai Maulana dikutip dari laporan penggunaan dana IPO yang dirilis, Selasa (06/02/2024).
Baca Juga
Penawaran Dibuka Besok, Pengelola Hotel Griptha Kudus Pasang Harga IPO Rp 103
Selanjutnya sebesar Rp 44,44 miliar dana hasil IPO telah digunakan untuk modal kerja, dari alokasi sebesar Rp 44,86 miliar dalam prospektus. ‘’Total dana hasil IPO yang telah terpakai sebesar Rp 82,74 miliar dan masih tersisa dana Rp 29,43 miliar.
Dalam kesempatan tersebut Manajemen TGUK juga menyampaikan realisasi penerbitan Waran Seri I sebanyak 428,57 juta lembar pada 8 Januari 2024. Waran tersebut belum dikonversi menjadi saham.

