Raksasa Keuangan Robinhood Segera Mulai Perdagangan Berjangka Kripto di AS dan Eropa
JAKARTA, investortrust.id - Raksasa keuangan Robinhood berencana untuk segera menawarkan kontrak berjangka aset kripto di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Perusahaan ini berencana menyediakan layanan ini usai merampungkan akuisisi Bitstamp senilai US$ 200 juta atau setara Rp 3,27 triliun di tahun depan.
Melansir Cryptopolitan, Rabu (3/7/2024), Bitstamp memegang lisensi yang ingin digunakan Robinhood untuk menawarkan kontrak berjangka untuk Bitcoin dan jenis aset kripto lainnya di Eropa. Sementara untuk AS, Bitstamp ingin memperkenalkan kontrak berjangka berbasis Chicago Mercantile Exchange (CME) untuk Bitcoin dan Ethereum.
Juru Bicara Robinhood mengungkapkan, strategi ini tetap dilakukan meski belum ada rencana untuk segera meluncurkan penawaran ini. Karena pembicaraan masih berlangsung dan rencana akhir masih dapat berubah.
Baca Juga
Aplikasi PINTU Luncurkan Pintu Pro, Platform Kripto untuk Trader Pro
Robinhood telah memperluas penawaran kriptonya, bahkan saat menghadapi pengawasan regulasi. Perusahaan menerima pemberitahuan Wells dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS atau U.S Security and Exchange Commission (SEC) yang memperingkatkan adanya potensi tindakan penegakan hukum.
Walaupun begitu, Robinhood tetap melanjutkan rencana akuisisinya. Pada Juni lalu, perusahaan setuju untuk mengakuisisi Bitstamp, yang diharapkan akan rampung pada paruh pertama tahun 2025.
Baca Juga
Selain itu, pada Maret lalu, perusahaan tersebut membeli Marex FCM, yang memiliki lisensi untuk menawarkan kontrak berjangka di AS. Coinbase telah menawarkan derivatif, membuat persaingan semakin ketat bagi Robinhood di bidang ini.
Sebelumnya pula, raksasa keuangan itu juga mengumumkan akusisi Pluto Capital, platform riset investasi bertenaga kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Tujuan dari akuisisi ini untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan menyediakan alat perencanaan keuangan yang canggih kepada khalayak yang lebih luas.

