HUT Ke-15, ICDX Incar Volume Transaksi 14,29 Juta Lot di 2024
JAKARTA, investortrust.id - Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) genap 15 tahun beroperasi. Adapun di tahun 2024 ini, ICDX Group memproyeksikan total volume transaksi mencapai 14.298.169 lot. Di mana, dari 14.298.169 lot terdiri dari 3.798.169 lot transaksi multilateral dan 10.500.000 lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif.
Adapun dalam tiga tahun terakhir ICDX Group menunjukkan pertumbuhan positif dalam volume transaksi. Di tahun 2021, total volume transaksi di ICDX Group mencapai 9.890.507 lot dengan komposisi 1.264.028 lot transaksi multilateral dan 8.626.479 lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif.
Untuk tahun 2022, total volume transaksi mencapai 10.162.658 lot dengan komposisi 1.877.512 lot transaksi multilateral dan 8.258.146 lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif. Lalu tahun 2023, total volume transaksi mencapai 12.429.818 lot dengan komposisi 3.145.592 lot transaksi multilateral dan 9.284.226 lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif.
“Perjalanan 15 tahun bagi ICDX Group tentunya menjadi pengalaman sekaligus modal bagi kami untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. Untuk itu, menjadi tantangan bagi ICDX Group untuk kedepan bisa terus berkiprah lebih luas,” ucap Direktur Utama ICDX Fajar Wibhiyadi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/7/2024).
Baca Juga
ICDX: Ekosistem Kami Siap jadikan Nikel Sebagai Komoditas yang akan Masuk Bursa
Lebih lanjut, kata Fajar ada beberapa langkah strategis yang akan dijalankan ICDX ke depan dalam kerangka sustainable action. Langkah-langkah tersebut meliputi building a better industry, a better community, a better world.
“Harapan kami, dengan adanya upaya berkelanjutan ini, ICDX Group dapat memberikan kontribusi positif bagi industri perdagangan berjangka komoditi, masyarakat, serta lebih luas lagi yaitu berkontribusi kepada dunia,” katanya.
Dalam hal better industry yaitu membangun dan mengembangkan industri perdagangan berjangka komoditi, berbagai langkah telah dan akan dijalankan ICDX Group ke depan. Berbagai upaya tersebut adalah memaksimalkan penyerapan produk derivatif sebagai sarana lindung nilai, spekulasi dan inklusi keuangan, pemanfaatan komoditi syariah sebagai pondasi peningkatan industri syariah indonesia untuk perbankan syariah.
Serta melakukan inovasi sistem transaksi komoditas dengan melakukan personalisasi pasar dan alur yang efisien. Sebagai bagian dari ekosistem perdagangan berjangka komoditi, upaya untuk better community yang telah dan akan dijalankan ICDX Group adalah program-program yang memiliki dampak langsung kepada masyarakat. Misalnya, program Corporate Social Responsibility (CSR) dan ICDX Academy.
Selanjutnya terkait better world, ICDX Group telah mengimplementasikan Go Carbon Neutral sejak 2022 dengan menanam 1 juta pohon mangrove. Baru-baru ini, ICDX Group juga meluncurkan Carbon Calculator sebagai platform perhitungan emisi untuk pemangku kepentingan industri.
Baca Juga
Dukung Dekarbonisasi, ICDX Jalankan Indonesia Clean Metal Initiatives
Selain itu, semangat untuk mencapai green metal melalui clean metal initiatives, juga disampaikan untuk mencapai tujuan dekarbonisasi industri dan mempromosikan produk bebas karbon sebagai langkah menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Pada HUT ke-15, ICDX Group mengambil tema sentral tentang keberlanjutan atau sustainability. Sejak mulai beroperasi, ICDX Group telah menghadirkan ekosistem Perdagangan Berjangka dan Komoditi (PBK) terdiri atas Bursa ICDX, Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Indonesia Clearing House (ICH) dan disusul pada tahun 2016 dengan menghadirkan ICDX Logistik Berikat (ILB).

