Meski Laba Turun, Prospek Saham Pakuwon (PWON) Tetap Kuat, Begini Penjelasannya
JAKARTA, investortrust.id – Performa keuangan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) optimistis tetap bertumbuh, meskipun laba bersih anjlok 35,9% menjadi Rp 421,6 miliar pada kuartal I-2024. Pelemahan tersebut dinilai hanya besifat sementara.
Sikap optimistis tersebut mendorong NHK Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham PWON dengan target harga Rp 530. Target tersebut merefleksikan estimasi berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan tahun ini.
Baca Juga
“Penurunan laba bersih perseroan pada kuartal I sebanyak 35,9% dipengaruhi faktor makro, khususnya penurunan mata uang rupiah. Faktor ini tidak perlu dikhwatirkan dan diprediksi hanya bersifat sementara, karena perusahaan masih mampu menunjukkan pertumbuhan kinerja keuat,” tulis analis NHK Sekuritasa Axell Ebenhaezer dalam riset yang dipublikasikan di Jakarta, belum lama ini.
Estimasi Keuangan PWON
Sumber: NHK Sekuritas
NHK Sekuritas menilai bahwa pelemahan mata uang rupiah hingga di atas Rp 16.000 per dollar AS menjadi pemicu penurunan laba. Pelemahan tersebut membuat rugi mata uang asing perseroan mencapai Rp 127,8 miliar.
Penurunan laba kibat tergerus selisi kurs hanya bersifat sementara dan tidak berakibat jangka panjang. Selain itu, pelemahan rupiah dinilai tidak akan membebani kenaikan biaya konstruksi properti perseroan ke depan, karena sebagian besar material bahan baku didatangkan dari dalam negeri.
Baca Juga
Terkait realisasi penjualan properti dan recurring income, NHK Sekuritas menyebutkan, PWON berhasil mempertahankan pertumbuhan kuat. Penjualan properti bertumbuh solid menjadi Rp 385 miliar pada kuartal i-2024. Dengan raihan tersebut, perseroan sudah berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan marketing sales Rp 1,5 triliun tahun ini.
Begitu juga dengan recurring income perseroan berkontribusi sebanyak 78% terhadap total pendapatan hingga Maret 2024. Segmen bisnis ini menunjukkan peningkatan kuat mencapai 10,8% menjadi Rp 1,2 triliun sejalan dengan kenaikan tingkat hunian mall dan biaya sewa.
Berbagai faktor tersebut mendorong NHK Sekuritas mempertahankan pandangan positif terhadap PWON tahun ini. Laba bersih perseroan diperkirakan meningkat dari Rp 2,1 triliun menjadi Rp 2,56 triliun. Sedangkan pendapatan diestimasi naik dari Rp 6,20 triliun menjadi Rp 6,77 triliun.
Grafik Saham PWON

