Erajaya (ERAA) Tetapkan Dividen Rp 271,15 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menetapkan dividen tahun buku 2023 senilai Rp 271,15 miliar atau setara dengan Rp 17 per saham. Dividen tersebut telah diputuskan malui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2023 di Jakarta, Rabu (19/6/2024).
Wakil Direktur Utama ERAA Hasan Aula dalam paparan publik ERAA 2024 secara virtual, Rabu (19/6/2024), mengatakan, dividen sebanyak Rp 271,15 miliar merefleksikan rasio sebanyak 32,82% dari raihan laba bersih tahun 2023.
Baca Juga
Beban Membengkak, Laba Erajaya (ERAA) Tergerus 20,44% Jadi Rp 856,86 Miliar
Tahun lalu, ERAA berhasil mencatatkan laba Rp 856,86 miliar. Raihan tersebut mengalami penurunan sebesar 20,44% secara tahunan atau year on year (yoy) tahun 2022 mencapai Rp 1,01 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan audited yang dipublikasikan perseroan, penurunan profitabilitas ERAA akibat kenaikan pada pos beban pokok penjualan, beban penjualan dan distribusi, beban umum dan administrasi.
Sebelumnya, Erajaya Swasembada (ERAA) bersama tiga anak usahanya memperpanjang tenor fasilitas kredit senilai Rp 2,1 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Baca Juga
Manuver Erajaya (ERAA), Suntik Modal JV Ini lewat Perusahaan Singapura
Kredit yang diperpanjang terdiri atas Rp 1 triliun oleh Erajaya (ERAA). Sisanya perpanjangan kredit investasi tiga anak usahanya PT Data Citra Mandiri (DCM), PT Erafone Artha Retailindo (EAR), dan PT Nusa Abadi Sukses Artha (NASA) bernilai Rp 800 miliar dan perpanjangan kredit Rp 300 miliar oleh dua anak usahanya EAR DCM.
“Fasilitas pinjaman tersebut akan diperpanjang bervariasi, fasilitas Rp 1 triliun diperpanjang hingga 13 November 2025. Fasilitas diperpanjang tiga tahun tanpa grace period, dan fasilitas Rp 300 miliar diperpanjang satu tahun sejak penandatanganan adendum,” tulis penjelasan resmi perseroan.

