Target Laba Kalbe Farma (KLBF) Direvisi Naik, Bagaiman dengan Sahamnya?
JAKARTA, investortrust.id – Sinarmas Sekuritas merekomendasikan add saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dengan target harga Rp 1.700 untuk 12 bulan ke depan. Target tersebut mempertimbangkan perkiraan PE tahun depan mencapai 22,3 kali.
Target harga tersebut mempertimbangkan revisi naik tipis proyeksi kinerja keuangan perseroan tahun 2024 dan 2025. Proyeksi laba bersih tahun ini direvisi naik dari Rp 2,94 triliun menjadi Rp 3,10 triliun dan proyeksi pendapatan direvisi naik tipis dari Rp 32,42 triliun menjadi Rp 32,59 triliun.
“Kami merevisi naik target laba bersih KLBF tahun 2024 dan 2025 yang mendorong kami untuk mempertahankan rekomendasi add saham ini dengan target harga Rp 1.700 untuk 12 bulan ke depan,” tulis analis Sinarmas Sekuritas Vita Lestari dalam riset yang dipublikasikan di Jakarta, kemarin.
Baca Juga
Perluas Bisnis Obat Resep di Thailand, Kalbe Farma (KLBF) Akuisisi 49% Saham Alliance
Revisi naik kinerja keuangan tersebut menggambarkan bersumber dari segmen distribusi dan logistic. Pertumbuhan juga didukung inovasi yang menjanjikan di bidang produk biological dan insulin.
Berdasarkan data segmen distrubisi dan logistic mencatatkan penjualan senilai Rp 2,8 triliun pada kuartal I-2024 atau naik 14,9% dari realisasi periode sama tahun sebelumnya. Kontribusi lainnya datang dari penjualan obat resep mencapai Rp 2,2 triliun atau melesat 4% dari periode sama tahun lalu.
Sebaliknya peningkatan biaya menjadi tantangan bagi perseroan tahun ini akibat kenaikan harga bahan baku akibat disrupsi suplai chain global. Meski demikian perseroan berhasil mempertahankan kenaikan laba bersih perseroan kuartal I-2024 senilai Rp 958 miliar ditopang atas penurunan biaya promosi dan peningkatan pendapatan keuangan.
Kemarin, manajemen KLBF mengumumkan perseroanmelalui anak usahanya PT Kalbe International Pte Ltd menandatangani kolaborasi ekslusif dengan Allliance Pharma Co Ltd untuk perluasan bisnis obat resep di Thailand.
Baca Juga
“Untuk memperkuat pijakan strategis global, khususnya kawasan Asia Tenggara, Kalbe melalui anak usahanya mengumumkan penandatanganan perjanjian transaksi dengan Alliance Pharma Co Ltd,” tulis Corsec KLBF Maria Teresa Fabiola dalam penjelasan resminya di Jakarta, Kamis (30/5/2024).
Melalui kesepakatan ini, sebanyak 49% saham Alliance Pharma akan dialihkan kepada Kalbe Interantional. Penyelesaian transaksi diharapkan efektif dalam satu bulan.
“Kerjasama ini diharapkan dapat memperluas bisnis obat resep dengan peningkatan penetrasi pasar dan ketersediaan produk Kalbe di kawasan Asia Tenggara, khususnya Thailand melalui sinergi pengetahuan pasar Alliance Pharma dan portofolio Kalbe,” tulisnya.
Grafik Saham KLBF

