Ekspansi Kredit, Bank Woori (SDRA) Rancang Rights Issue Rp 3,20 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Woori Saudara Tbk (SDRA) akan kembali menggelar penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan target dana Rp 3,20 triliun.
Bank berkode emiten SDRA ini berencana menawarkan sebanyak 6,40 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp 500 per. Dengan demikian, total dana yang bakal diraup dari aksi korporasi ini mencapai Rp 3,20 triliun.
Baca Juga
Saham Multi Hanna (MHKI) Akhirnya ARA, Manajemen Ungkap Sejumlah Target Ini
Prospektus SDRA menyebutkan bahwa mayoritas dana yang diperoleh dari hasil rights issue setelah dikurangi biaya penawaran umum akan digunakan Bank Woori Saudara untuk melakukan ekspansi bisnis.“Sekitar 90,39% sebagai modal kerja untuk mendukung ekspansi kredit perseroan,” ujar manajemen Bank Woori Saudara dalam prospektus, Selasa (16/4/2024).
Sementara sisanya sekitar 9,61% akan digunakan untuk pengembangan IT, termasuk pembelian software dan hardware dari pihak ketiga yang tidak terafiliasi, pengembangan infrastruktur baik untuk kredit, pendanaan, digital banking, maupun produk lainnya. Selain itu juga untuk rekrutmen dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Baca Juga
Berdasarkan prospektus juga disebutkan, dengan aksi rights issue akan membuat kepemilikan saham dari Woori Bank Korea selaku pemegang saham pengendali Bank Woori Saudara dengan pangsa 84,20% semakin menebal menjadi 12,61 miliar lembar saham, dari sebelumnya 7,21 miliar lembar saham.
Sementara, jika seluruh rights issue hanya oleh Woori Bank Korea, maka porsi kepemilikan sahamnya akan meningkat dari 84,20% menjadi 90,30%.

