IHSG Dibuka Lanjut Rebound ke Atas 5.300, Saham BUKK hingga TRUK Melambung
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/10/2026), dibuka naik 31,96 poin (0,61%) menjadi 5.310. Penguatan sejalan dengan kenaikan mayoritas pasar saham Asia.
Kenaikan juga ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti energi, material dasar, konsumer non primer, keuangan, infrastruktur, property, transportasi. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry dan konsumer primer.
Baca Juga
Puradelta (DMAS) Guyur Dividen Interim Rp 1,4 Triliun, Yield 16% di Tengah Laba Meroket
Adapun saham dengan lompatan harga pagi ini, yaitu saham BUKK menguat 24,84% menjadi Rp 980, IFSH menguat 24,75% menjadi Rp 1.890, dan SIPD naik 24,64% menjadi Rp 860. Kenaikan juga melanda saham TRUK aebanyak 19,90% menjadi Rp 6.025.
Kemarin, IHSG ditutup naik signifikan sebanyak 282,28 poin (5,65%) menjadi 5.278,28, namun pemodal asing masih agresif net sell senilai Rp 2,20 triliun. Net sell terbanyak melanda tiga saham bank papan atas berikut, yaitu BBCA senilai Rp 966,11 miliar, BBRI mencapai Rp 355,39 miliar, dan BMRI mencapai Rp 269,82 miliar.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 4 Saham, Ada ENRG hingga CUAN
Secara sectoral terjadi kenaikan pesat, saham sektor transportasi menguat 8,55%,sektor material dasar naik 6,62%, sektor property menguat 5,19%, sektor keuangan melesat 5,07%, sektor infrastruktur naik 5,60%, sektor energi naik 4,39%, sektor industry naik 4,56%, sektor konsumer non primer naik 4,20%, sektor teknologi naik 3,93%, sektor konsumer primer naik 2,66%, dan sektor kesehatan naik 2,25%.
Adapun saham dengan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA) melanda saham ATLA naik 33,33% jadi Rp 24, TRUK naik 25% menjadi Rp 5.025, SHID naik 25% menjadi Rp 750, SOTS naik 25% menjadi Rp 650,dan PNSE naik 25% menjadi Rp 600.
ARA juga melanda saham CBRE dengan kenaikan 24,78% menjadi Rp 705, AGAR naik 24,71% menjadi Rp 1.590, ROCK naik 24,61% menjadi Rp 2.380, AKPI naik 24,44% menjadi Rp 560, SIPD naik 24,32% menjadi Rp 690, dan HATM naik 24,30% menjadi Rp 665. Meski tak ARA, saham BBSS, WMUU, SKBM naik lebih dari 23%.
