Saat IHSG Anjlok 2,59%, Asing Justru Net Buy Rp 128 Miliar, GOTO Paling Diburu
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing justru agresif merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar sebanyak Rp 128,28 miliar saat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/10/2026), ditutup turun signifikan sebanyak 157,61 poin (2,59%) ke bawah level 6.000, tepatnya level 5.936,15.
Net buy terbanyak melanda saham GOTO senilai Rp 134,34 miliar, meski harganya turun 10% menjadi Rp 27 sepanjang hari ini. Net buy besar lainnya melanda saham BBRI mencapai Rp 80,31 miliar, ASII mencapai Rp 72,29 miliar, VKTR senilai Rp 33,52 miliar, dan TINS capai Rp 30,74 miliar.
Baca Juga
IHSG Jeblok di Bawah 6.000, MSCI Jadi Biang Kerok? Ini Penjelasan Analis
Sebaliknya lima saham dengan torehan penjualan bersih (net sell) melanda saham BMRI senilai Rp 78,66 miliar, BBCA mencapai Rp 55,95 miliar, BUMI senilai Rp 52,49 miliar, ANTM senilai Rp 44,71 miliar, dan DEWA senilai Rp 40,15 miliar.
Addapun penutupan IHSG hari ini meruapakan yang terendah dalam tiga bulan terakhir atau terhitung sejak 3 Juli 2026. Tekanan terbesar datang dari kejatuhan saham-saham big cap, seperti DSSA jatuh 14,60% menjadi Rp 965, BREN jatuh 11,48% menjadi Rp 2.390, TPIA jatuh 10,15% menjadi Rp 1.505, BBCA jatuh 1,65% ke level terendah baru dalam tiga bulan terakhir Rp 5.950. Penuruan tajam juga melanda saham BYAN, MORA, SINI, JARR, TINS, hingga INDY.
Baca Juga
OJK Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Genjot Pendalaman Keuangan Daerah
Penurunan IHSG juga dipicu kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor energi turun 5,88%, sektor industry melemah 5,20%, sektor infrastruktur melemah 4,72%, sektor transportasi melemah 3,44%, sektor material dasar turun 2,96%, sektor teknologi jatuh 2,88%, sektor konsumer primer melemah 2,23%, sektor property melemah 1,34%, sektor keuangan jatuh 0,98%, dan sektor konsumer non primer melemah 0,93%.
Meski IHSG ditutup turun signifikan, tiga saham berikut berhasil cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BIKE naik 24,77% menjadi Rp 2.670, TFCO cetak kenaikan 24,76% menjadi Rp 1.285, dan ZONE melesat 24,62% menjadi Rp 810. Kenaikan pesat juga melanda saham IFSH sebanyak 19,31% menjadi Rp 2.410 dan MINE naik 17,65% menjadi Rp 320.
