BEI Unsuspensi Saham PGLI hingga TEBE Hari Ini, Sebaliknya SMLE Dihentikan
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali (unsuspend) perdagangan saham empat emiten mulai sesi I, Jumat (9/10/2026). Sebaliknya penghentian sementara atau suspend diberikan pada saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE).
Unsuspensi diberikan untuk saham PT MPX Logistics International Tbk (MPXL), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI), emiten Haji Isam PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH). Dengan demikian, keempat saham tersebut sudah dapat diperdagangkan kembali di pasar reguler maupun pasar tunai mulai sesi I perdagangan hari ini.
Sebelumnya transaksi empat saham ini dihentikan sementara setelah terjadi lompatan harga. Saham MPXL melesat lebih dari 93% menjadi Rp 316 selama sebulan terakhir, saham PGLI naik 83,33% menjadi Rp 396, dan IFSH melesat lebih dari 113% menjadi Rp 2.270.
Begitu juga dengan saham TEBE telah melesat lebih dari 53% menjadi Rp 2.690 selama sebulan terakhir. Lompatan harga ini membuat saham emiten Haji Isam ini terkena suspense lebih dari satu hari bursa.
Sebaliknya saham SMLE terkena suspense mulai sesi I hari ini setelah terjadi lompatan harga dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data BEI, saham SMLE telah melambung lebih dari 78% menjadi Rp 340 selama sebulan terakhir.
Terkait prediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/10/2026), diproyeksikan bergerak menguji level psikologis 6.000. Tiga saham JECX, VICI, dan WIFI direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan laju IHSG akan dipengaruhi fokus pasar terhadap rilis data retail sales Indonesia pada Agustus yang diproyeksikan tumbuh 1,3% YoY, lebih tinggi dari 1,1% YoY pada Juli. Data tersebut akan menjadi indikator penting untuk melihat keberlanjutan pemulihan konsumsi domestik.
