Jelang Uji Coba Pabrik Hidrogen, Saham BMSR Disebut Bisa Menguat ke Level Ini
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) disebut bakal menuju level Rp 500 dalam waktu dekat, seiring dengan target uji coba (run test) pabrik hidrogen peroksida (H₂O₂) PT Hidrogen Peroxide Indonesia (HPI) pada 1 Oktober 2026
Sebagaimana diketahui BMSR tercatat sebagai pemegang 46% saham PT Hidrogen Peroxida Indonesia. Pabrik H2O2 tersebut dibangun di Desa Mangunreja, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten. Sedangkan sisanya dikuasai PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) dan PT Sulfindo Adiusaha.
Baca Juga
Harga Emas Pulih dari Level Terendah 8 Minggu, Ini Pemicunya
Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi sebesar 20.000 metrik ton (100% konsentrasi0 atau 40.000 metrik ton (50% konsentrasi) per tahun, sehingga menjadikannya sebagai pabrik H2O2 terbesar kedua di Indonesia.
Proyek ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor hidrogen peroksida Indonesia yang mencapai 40.000 metrik ton pada 2023. Proyek tersebut juga akan memperkuat diversifikasi bisnis BMSR dalam bidang perdagangan besar bahan dan barang kimia.
Baca Juga
Bitcoin Menguat di Tengah Tekanan Emas, Analis Lihat Potensi ke US$100.000
Terkait kinerja keuangan, BMSR mencatatkan peningkatan pesat laba kotor menjadi Rp 138,77 miliar pada semester I-2026, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 96,06 miliar. Padahal penjualan turun dari Rp 1,70 triliun menjadi Rp 1,52 triliun.
Perbaikan tersebut membuat BMSR berhasil cetak laba usaha senilai Rp 48,28 miliar hingga Juni 2026, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi usaha Rp 9,89 miliar. Perseraon juga berhasil catatkan laba bersih periode berjalan Rp 22,21 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi bersih Rp 45,94 miliar.
