Bank Mandiri (BMRI) Bagikan Dividen Interim Rp 6,16 Triliun, Nilai per Saham Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 sebanyak Rp 6,16 triliun. Pembagian dividen interim ini telah disetujui dewan komisaris atas keputusan direksi pada 3 September 2026.
Manajemen BMRI dalam pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/9/2026), disebutkan bahwa dividen interim sebesar Rp 66 untuk jumlah saham beredar sebanyak 93,33 miliar saham. Dengan demikian dividen interim yang akan dibagikan mencapai sekitar Rp 6,16 triliun.
Baca Juga
Pembagian dividen interim tersebut menjadi bagian dari pembagian keuntungan BMRI untuk tahun buku 2026. Namun demikian perseroan belum mengungkap jadwal cum dividen dan target waktu pelaksanaan pembagian dividen tersebut.
Sebelumnya, Samuel Sekuritas dalam riset terbarunya menyebutkan bahwa prospek saham perbankan besar dinilai masih menarik pada paruh kedua 2026, meski pertumbuhan laba diperkirakan lebih moderat. Prospek kuat tersebut didukung valuasi yang murah, prospek margin bunga bersih (NIM), pertumbuhan pendapatan berbasis komisi (fee income), serta dividen yang tinggi menjadi faktor utama.
BMRI saat ini diperdagangkan pada valuasi sekitar 1,2 kali price to book value (P/BV) 2026, setara level terendah pada periode 2015-2016, meski pembentukan kredit bermasalah (NPL) hanya sekitar 30 basis poin, jauh lebih rendah dibandingkan sekitar 4% pada periode tersebut.
Baca Juga
Bank Mandiri (BMRI) Sabet Investortrust CSR Awards 2026 Kategori Impact Leaders Awards
Prospek BMRI juga ditopang oleh pertumbuhan pendapatan berbasis komisi yang menjadi mesin pertumbuhan baru. Pendapatan komisi berulang (recurring fee) meningkat 24% secara tahunan (YoY), sementara jumlah pengguna aplikasi Livin' mencapai 40,9 juta.
Selain itu, perseroan menargetkan pertumbuhan biaya operasional tetap datar hingga naik satu digit rendah sepanjang 2026 dan sekitar 5% mulai 2027. Imbal hasil dividen sekitar 9% juga dinilai menjadi daya tarik bagi investor. Berdasarkan faktor-faktor tersebut, saham BMRI tetap direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.800.
