IHSG Ditutup Melemah Tipis 4 Poin, Sebaliknya Saham NATO hingga BELI Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/9/2026), ditutup turun tipis 4,16 poin (0,06%) menjadi 6.595,78. Rentang pergerakan 6.561-6.629 dengan nilai transaksi Rp 12,88 triliun.
Pelamahan ini dipengaruhi atas koreksi mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar anjlok 1,34%, industri turun 0,81%, infrastruktur 0,95%, energi 0,63%, dan kesehatan 0,23%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor keuangan, konsumer primer, konsumer non primer, dan teknologi.
Baca Juga
Walu IHSG ditutup turun tipis, sejumlah saham ini catatkan penguatan pesat NATO menguat 25% menjadi Rp 975, SAPX naik 25% menjadi Rp 270, PTSP naik 24,67% menjadi Rp 1.415, BELI naik 24,54% menjadi Rp 406, dan BWPT menguat 21,10% menjadi Rp 132.
Kemarin, IHSG catatkan kenaikan sebanyak 74,46 poin (1,14%) ke tertinggi baru lebih dari tiga bulan level 6.599,94 disertai dengan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,02 triliun yang penyumbang terbanyak saham BBRI senilai Rp 841,01 miliar dan BBCA mencapai Rp 435,35 miliar.
Baca Juga
Kenaikan indeks hari ini ditopang penguatan pesat saham BREN 3,01%, TPIA 2,30%, BRPT 2,52%, dan CUAN melambung 11,04%. Kenaikan juga ditopang saham BUMI 7,29%, BBRI naik 4%, BBCA naik 1,93%, BMRI naik 2,13%, dan BBNI naik 0,26%. Penguatan juga didukung hampir seluruh sektor saham, terbesar industri naik 3,71% dan energi menguat 2,30%.
Di tengah rekor tersebut, sejumlah saham ini berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu SQMI naik 34,92% menjadi Rp 85, KKES naik 34,33% menjadi Rp 90, SAFE naik 25% menjadi Rp 875, AIMS naik 25% menjadi Rp 505, BSIM naik 25% menjadi Rp 1.100, PTSP menguat 24,73% menjadi Rp 1.135, GTRA menguat 24,55% menjadi Rp 274, dan BELI melesat 24,43% menjadi Rp 326.
