Net Buy Melambung Rp 2,02 Triliun, Saham BBRI dan BBCA Diburu
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,02 triliun, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (1/9/2026) atau hari perdana September 2026, sebanyak 74,46 poin (1,14%) ke tertinggi baru lebih dari tiga bulan level 6.599,94.
Lima saham dengan raihan net buy terbanyak oleh pemodal asing, yaitu saham BBRI senilai Rp 841,01 miliar, BBCA mencapai Rp 435,35 miliar, MBMA senilai Rp 183,19 miliar, RLCO mencapai Rp 179,48 miliar, dan BUMI senilai Rp 172,27 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak dibukukan saham GOTO senilai Rp 152,54 miliar, KOTA senilai Rp 92,74 miliar, ISAT mencapai Rp 83,95 miliar, EMAS senilai Rp 64,10 miliar, dan BRMS mencapai Rp 39,97 miliar.
Baca Juga
Tingkat Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Turun, Qodari Akui Komunikasi Pemerintah Jadi PR
Kenaikan indeks hari ini ditopang penguatan pesat saham BREN 3,01%, TPIA 2,30%, BRPT 2,52%, dan CUAN melambung 11,04%. Kenaikan juga ditopang saham BUMI 7,29%, BBRI naik 4%, BBCA naik 1,93%, BMRI naik 2,13%, dan BBNI naik 0,26%.
Kenaikan juga ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor industri 3,71%, saham energi 2,30%, teknologi 2,90%, keuangan 1,48%, saham kesehatan 1,38%, konsumer primer 0,89%, konsumer non primer 0,28%, dan saham properti 0,46%. Sebaliknya penurunan melanda saham infrastruktur 0,12% dan material dasar 0,56%.
Di tengah rekor tersebut, sejumlah saham ini berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu SQMI naik 34,92% menjadi Rp 85, KKES naik 34,33% menjadi Rp 90, SAFE naik 25% menjadi Rp 875, AIMS naik 25% menjadi Rp 505, BSIM naik 25% menjadi Rp 1.100.
Baca Juga
ARA juga melanda saham PTSP menguat 24,73% menjadi Rp 1.135, GTRA menguat 24,55% menjadi Rp 274, dan BELI melesat 24,43% menjadi Rp 326. Meski tak ARA, saham NZIA naik 24,31% menjadi Rp 179, COCO melambung 20,70% menjadi Rp 129 dan SMBR naik 18,48% menjadi Rp 193.
Kemarin, IHSG ditutup naik tipis 7,36 poin (0,11%) menjadi 6.525 disertai dengan net sell jumbo, terbanyak saham CPIN senilai Rp 681,85 miliar, EMAS mencapai Rp 189,36 miliar, dan BUKA mencapai Rp 129,43 miliar. Kenaikan indeks ditopang penguatan saham sektor industri 1,46%, sektor energi 1,12%, sektor infrastruktur 0,64%, sektor keuangan 0,67%, sektor transportasi 0,47%, konsumer non primer 0,29%, dan sektor konsumer primer 0,21%.
Sedangkan saham dengan penguatan harga paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu KOTA naik 34,16% menjadi Rp 216, ASLI naik 25% menjadi Rp 310, BSIM menguat 24,82% menjadi Rp 880, FORU naik 24,62% menjadi Rp 2.480, dan KICI menguat 24,37% menjadi Rp 296. Meski tak ARA, saham SRSN melambung 31,08% menjadi Rp 97 dan LIFE naik 17,46% menjadi Rp 9.925.
