Saham PACK Akhirnya Terkena Suspensi Kedua, Sebaliknya SAFE Ditransaksi Kembali
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menghentikan sementara (suspense) perdagangan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) mulai sesi I, Selasa (1/9/2026). Sebaliknya saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) dibuka kembali (unsuspensi).
BEI dalam pengumuman resminya menyebutkan bahwa penghentian sementara saham PACK dipicu atas kenaikan harga signifikan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, saham emiten yang kini dikendalikan Haji Isam ini berhasil mencatatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) selama berhari-hari. Suspensi kali ini merupakan yang kedua dalam lima hari transaksi terakhir.
Baca Juga
Intip Target Harga Terbaru Saham Antam (ANTM) Ini, Potensi Cuan masih Mengkilap
Data BEI mengungkap saham emiten yang ditransaksikan di papan akselerasi ini telah melesat lebih dari 137% menjadi Rp 560 dalam sebulan terakhir. Lompatan harga tersebut didukung atas sejumlah isu yang menyebutkan akan ada aksi korporasi besar bersama investor raksasa dari China.
Sebaliknya transaksi saham SAFE dibuka kembali mulai sesi I hari ini. Sebelumnya saham ini terkena suspense perdana setelah mengalami lompatan harga yang mengesankan. Data BEI menyebutkan bahwa kenaikan harga saham SAFE telah lebih dari 88% menjadi Rp 700 dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
Laba Bersih Semen Indonesia (SMGR) Meroket 445% di Semester I 2026, Ini Penopangnya
Terkait Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (1/9/2026), BRI Danareksa Sekuritas mengungkap, peluang lanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan 6.500-6.550. Tiga saham WIFI, ESSA, dan DSNG direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji resistance 6.550. Secara teknikal, IHSG masih mempertahankan struktur bullish dan bergerak di atas MA20 di 6.397. Jika mampu breakout dan bertahan di atas 6.550, peluang penguatan lanjutan semakin terbuka.
