IHSG Dibuka Melemah 15 Poin, Tertekan Mayoritas Saham
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (31/8/2026), dibuka turun 15 poin (0,0,26%) menjadi 6.501, seiring dengan penurunan mayoritas pasar saham Asia.
Penurunan dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti material dasar, keuangan, infrastruktur. Sebaliknya saham lainnya konsumer primer, energi, hingga teknologi berhasil catatkan penguatan.
Baca Juga
Transformasi TBS Energi (TOBA) Berbuah, Arus Kas Operasi Berbalik Positif US$ 14,6 Juta
Sebaliknya saham berikut catatkan lompatan harga saat pembukaan, yaitu OILS menguat 19,79% menjadi Rp 575, SSTM menguat 15,63% menjadi Rp 560, dan CCSI naik 12,40% menjadi Rp 288.
Akhir pekan lalu,IHSG ditutup melemah tipis sebanyak 3,63 poin (0,06%) menjadi 6.518 disertai dengan investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 482,24 miliar. Net sell terbanyak melanda ssaham DSSA senilai Rp 166,51 miliar, GOTO mencapai Rp 96,56 miliar, dan BUMI senilai Rp 81,53 miliar.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Bergerak Volatil Hari Ini, Saham BBNI hingga VKTR Layak Dilirik
Penurunan IHSG dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, yaitu industri 1,41%, energi 0,65%, material dasar 0,42%, konsumer non primer 0,36%, infrastruktur 0,64%, teknologi 0,58%, dan kesehatan 0,71%. Sebaliknya penguatan melanda saham konsumer primer 0,52%, keuangan 0,67%, dan transportasi 0,44%.
Meski IHSG ditutup melemah tipis, sejumlah saham ini justru berhasil torehkan pengutan hingga auto reject atas (ARA), yaitu LABA naik 34,38% menjadi Rp 129, SSTM menguat 25% menjadi Rp 480, dan BIKE menguat 24,52% menjadi Rp 965. Meski tak ARA, saham BAPA melesat 19,18% menjadi Rp 174 dan PYFA menguat 15,04% menjadi Rp 260.
