Asing Balik Net Buy Saham Rp 2,23 Triliun hingga IHSG Melonjak ke 6.525 Pekan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencatatkan penguatan sebanyak 123,80 poin (1,93%) menjadi 6.525 sepanjang pekan ini. Pemodal asing juga terpantau merealisasikan pembelian bersih (net buy) jumbo Rp 2,23 triliun.
Kenaikan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) BEI bertambah sebanyak Rp 206 triliun menjadi Rp 11.449 triliun. Begitu juga dengan nilai transaksi harian mengalami peningkatan menjadi Rp 15,57 triliun.
Kenaikan indeks pekan ini dipicu atas penguatan sebanyak 525 saham, sebanyak 230 saham ditutup stagnan, dan hanya 208 saham yang mengalami penurunan sepanjang pekan ini.
Baca Juga
INPP Bagikan Dividen Interim 2026 Rp50,32 Miliar Simak Jadwal Lengkapnya
Penyumbang utama lomptan indeks pekan ini dikontribusikan kenaikan harga saham BYAN sebanyak 8,33%, BBRI naik 3,53%, BRMS menguat 12,1%, AMMN naik 4,92%, dan BBCA menguat 1,57%. Kenaikan juga disumbangkan penguatan saham BUMI, BMRI, DSSA, BBNI, dan EMAS.
Dari sisi sektor, mayoritas mengalami peningkatan pesat, kecuali saham sektor kesehatan dengan penurunan 0,55%. Sisanya sektor material dasar melesat 3,67%, properti 2,65%, infrastruktur 2,73%, energi 2,94%, dan konsumer non primer 2,28%.
Net Buy Jumbo
Sementara itu, pemodal asing merealisasikan pembelian bersih saham mencapai Rp 2,23 triliun sepanjang pekan ini. Angka tersebut mengalami lompatan, dibandingkan pekan sebelumnya dengan penjualan bersih (net sell) saham sebanyak Rp 1,58 triliun.
Lima saham dengan net buy terbanyak pekan ini disumbangkan DSSA senilai Rp 1,27 triliun, BBRI mencapai Rp 745,32 miliar, BBCA senilai Rp 405,47 miliar, AMMN senilai Rp 328,75 miliar, dan APIC mencapai Rp 296,43 miliar.
Baca Juga
Indeks Dow Terbang Lebih dari 500 Poin, tapi Wall Street Catat Kerugian Mingguan
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak pekan ini dikontribusikan saham ISAT senilai Rp 330,37 miliar, VKTR mencapai Rp 306,43 miliar, ASII senilai Rp 211,25 miliar, GOTO mencapai Rp 114,47 miliar, dan TLKM senilai Rp 97,46 miliar.
Meski net buy melanda saham Indonesia pekan ini, pemodal asing terpantau masih merealisasikan penjualan bersih saham mencapai Rp 70,64 triliun sepanjang year to date (ytd). Tak hanya itu, IHSG sepanjang ytd juga masih mengalami pelemahan sebanyak 24,53% atau terburuk di dunia.

