Lippo General (LPGI) Cetak Kinerja Keuangan Rekor di Semester I 2026, Ekuitas Rp 1,09 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang kuat pada semester I 2026. Pendapatan perusahaan berdasarkan IFRS 17 melonjak 33,9% menjadi Rp 2,32 triliun, sementara laba sebelum pajak tumbuh 10,2% menjadi Rp 130,5 miliar.
Manajemen LPGI dalam rilis yang diterima Investortrust disebutkan bahwa pertumbuhan ini dicapai, meski tengah kondisi ekonomi makro yang menantang. Torehan tersebut juga memperkuat peluang LPGI untuk kembali mencatat kinerja rekor sepanjang 2026.
Berdasarkan laporan hingga Juni 2026, pendapatan LPGI berdasarkan IFRS 4 mencapai Rp 2,58 triliun pada semester I 2026, naik 17,5% dibandingkan Rp 2,19 triliun pada semester I 2025. Sedangkan berdasarkan IFRS 17, pendapatan meningkat 33,9% menjadi Rp 2,32 triliun dari Rp 1,73 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
Pertumbuhan juga terlihat pada laba sebelum pajak (profit before tax) LPGI. Berdasarkan IFRS 4, laba sebelum pajak LGI pada semester I 2026 mencapai Rp 120,9 miliar, meningkat 17% dibandingkan Rp 103,3 miliar pada semester I 2025. Adapun berdasarkan IFRS 17, laba sebelum pajak tumbuh 10,2% menjadi Rp 130,5 miliar dari Rp118,5 miliar pada semester I 2025.
"Performa rekor kami pada 2025 berlanjut hingga 2026, meskipun lingkungan operasional menantang. Dengan dukungan Hanwha General Insurance, disiplin underwriting, dan laporan keuangan yang kuat, kami tetap yakin dapat mencatatkan tahun yang kembali mencetak rekor," ujar Presiden Direktur LGI Agus Benjamin dalam keterangan resminya.
Selain pendapatan dan laba, ekuitas Lippo General (LPGI) semakin kuat. Berdasarkan IFRS 4, ekuitas mencapai Rp 1,09 triliun pada semester I 2026, meningkat dari Rp 966 miliar pada semester I 2025. Berdasarkan IFRS 17, ekuitas mencapai Rp 1,12 triliun, naik dari Rp 987 miliar pada semester I 2025.
Baca Juga
LPLI Kantongi Rp 426 Miliar Usai Jual Saham NOBU ke Hanwha Life
LPGI juga memperkuat posisi globalnya melalui perpanjangan peringkat financial strength rating dari AM Best menjadi A– (Excellent) pada 19 Agustus 2026. Peringkat tersebut menegaskan kekuatan laporan keuangan LGI, manajemen risiko yang disiplin, serta kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban kepada pemegang polis secara berkelanjutan.
Tahun 2026 menjadi tahun penuh pertama LPGI berada di bawah kepemilikan mayoritas Hanwha General Insurance. LGI bergabung dengan Hanwha Group melalui Hanwha Life Indonesia pada 2023, sebelum kepemilikan mayoritas kemudian dialihkan kepada Hanwha General Insurance untuk memaksimalkan sinergi di bisnis asuransi umum dalam grup.
“Ke depan, perseroan akan terus berfokus pada pertumbuhan yang menguntungkan, transformasi digital, dan inovasi yang berorientasi pada pelanggan. LPGI juga akan memanfaatkan keahlian global Hanwha untuk menjadi salah satu perusahaan asuransi umum terkemuka di Indonesia,” tulisnya.

