Investor Kripto Tembus 22,69 Juta, PINTU Genjot Literasi di Kalangan Pekerja Muda
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Platform investasi aset kripto PINTU menggelar program edukasi aset kripto bagi karyawan Ruangguru melalui program Pintu Goes to Office. Kegiatan yang digelar secara hybrid di kantor pusat Ruangguru pada 6 Agustus 2026 tersebut diikuti lebih dari 70 karyawan.
Program ini membahas dasar-dasar aset kripto, manajemen risiko investasi, serta keamanan untuk menghindari berbagai modus penipuan yang menyasar investor pemula.
Chief Marketing Officer PINTU Timothius Martin mengatakan, edukasi tersebut diperlukan seiring meningkatnya minat pekerja muda terhadap aset kripto sebagai salah satu instrumen investasi.
“Semakin banyak karyawan muda, khususnya di industri teknologi yang mulai melirik aset kripto sebagai bagian dari portofolio investasi, tetapi belum sepenuhnya memahami karakteristik produk, risiko, dan cara mengelolanya dengan bijak,” ujar Timothius dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2026).
Baca Juga
Minat Investor Meningkat, Trader Aset Saham AS Tertokenisasi di PINTU Naik 18%
Menurut dia, program Pintu Goes to Office dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai aset kripto secara langsung di lingkungan kerja dengan materi yang aplikatif dan mudah dipahami.
Sementara itu, Chief Financial Officer Ruangguru Arman Wiratmoko mengatakan, literasi keuangan merupakan bagian dari pengembangan diri karyawan dan penting untuk mendukung kesejahteraan finansial dalam jangka panjang.
“Kolaborasi dengan PINTU ini memberikan kesempatan bagi tim kami untuk memahami aset kripto secara komprehensif dan bertanggung jawab,” kata Arman.
Dia menambahkan, karyawan yang berminat melakukan trading atau investasi aset kripto diharapkan dapat mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan yang memadai, bukan sekadar mengikuti tren.
Dalam program tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan fitur-fitur PINTU yang dirancang untuk membantu pengguna berinvestasi secara terukur dan disiplin. Materi disampaikan melalui studi kasus serta sesi tanya jawab interaktif.
Baca Juga
PINTU Dorong Literasi Investasi, Soroti Dominasi Generasi Muda di Pasar Kripto
Investor Kripto Tembus 22,69 Juta
Edukasi tersebut dilakukan di tengah pertumbuhan jumlah investor aset kripto di Indonesia.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor aset kripto di Indonesia mencapai 22,69 juta orang per Juni 2026. Sementara itu, nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp28,58 triliun.
Pertumbuhan jumlah investor tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap aset kripto. Namun, peningkatan partisipasi juga perlu diikuti dengan pemahaman mengenai karakteristik aset, risiko investasi, serta aspek keamanan.
Timothius mengatakan, peningkatan literasi diperlukan agar investor dan trader dapat memahami peluang sekaligus risiko aset kripto.
“Kami percaya bahwa trader dan investor yang teredukasi akan menjadi fondasi ekosistem kripto yang lebih matang,” ujarnya.
Menurut dia, edukasi yang berkelanjutan diharapkan dapat mendorong masyarakat berpartisipasi dalam industri aset kripto secara lebih bertanggung jawab.

