IHSG Dibuka Melesat 0,48%, Mayoritas Sektor Saham Menguat
JAKARTA, investortrust.id – Indek harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/8/2026), dibuka melesat 30,95 poin (0,48%) menjadi 6.440. Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan mayoritas pasar saham Asia.
Kenaikan juga ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham, seperti energi, material dasar, industry, konsumer non primer, konsumer primer, keuangan, infrastruktur, teknologi. Sebaliknya penurunan tipis melanda saham sektor transportasi.
Baca Juga
Di tengah lompatan tersebut, beberapa saham berikut catat kenaikan pesat pagi ini, yaitu SULI menguat 18,89% menjadi Rp 107, MCAS naik 20,27% menjadi Rp 356, dan BMAS menguat 19% menjadi Rp 595.
Pekan lalu, IHSG ditutup naik sebanyak 173,52 poin (2,78%) menjadi 6.409. Bahkan, kenaikan IHSG BEI tertinggi diantara pasar saham Asean. Penopang utama penguatan tersebut berasal dari kenaikan saham DCII sebanyak 7,42%, kenaikan BBRI 2,96%, dan AMMN sebanyak 7,32%.
Baca Juga
Kinerja Keuangan Vale (INCO) Diprediksi Melesat, Bagaimana dengan Sahamnya?
Kenaikan juga didukung penguatan seluruh sektor saham, tertinggi dicatatkan saham sektor material dasar dengan penguatan 6,43%, sektor energi naik 4,60%, sektor property naik 4,02%, sektor konsumer non primer 3,32%, dan sektor kesehatan menguat 4,19%.
Sejalan dengan penguatan tersebut, pemodal asing terpantau merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 695,17 miliar sepanjang pekan ini atau pekan pertama Agustus 2026. Dominasi net buy terjadi di pasar regular, bandingkan dengan pekan sebelumnya dengan net buy sebanyak Rp 7,10 triliun yang didominasi pasar negosiasi.

