Multi Makmur (PIPA) Berganti Nama Jadi Oxala Energy hingga Siapkan Aksi Korporasi Ini
JAKARTA, investortrust.id – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menetapkan perubahan PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) menjadi PT Oxala Energy International Tbk (PIPA). Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Kedua yang digelar pada 8 Juli 2026. Seluruh mata acara rapat disetujui oleh para pemegang saham.
Perubahan nama tersebut diputuskan dalam RUSLB persrersoan yang digelar di Tangerang, Rabu (8/7/2026). Manajemen PIPA dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa perubahan nama terebut bagian dari transformasi bisnis ke sektor energi. “Nama Oxala dipilih untuk mencerminkan babak baru perjalanan perseroan, seiring penguatan tata kelola perusahaan dan kesiapan memasuki arah bisnis baru,” tulis penjelasan remsi PADI di Jakarta, hari ini.
Baca Juga
Morris Capital Tuntaskan Akuisisi 43,80% saham Multi Makmur Lemindo (PIPA), Tender Wajib Menyusul
Selain perubahan nama, RUPSLB menyetujui peningkatan modal dasar PADI dari Rp 200 miliar menjadi Rp 274 miliar. Dengan demikian, jumlah modal dasar meningkat dari 10 miliar saham menjadi 13,7 miliar saham.
Peningkatan modal dasar ini bagian dari persiapan struktur permodalan untuk mendukung rencana aksi korporasi lanjutan, termasuk penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Persetujuan dalam RUPSLB ini melanjutkan rangkaian agenda korporasi sejak masuknya PT Morris Capital Indonesia (MCI) sebagai pemegang saham pada Oktober 2025. Tahapan tersebut mencakup penyelesaian penawaran tender wajib pada Januari 2026 serta penyelenggaraan RUPST dan RUPSLB pada Juni 2026.
Ke depan, perseroan akan melanjutkan tahapan kajian dan uji tuntas terkait rencana penyertaan pada entitas di sektor energi sebelum diajukan kembali untuk memperoleh persetujuan dalam RUPSLB berikutnya.
Baca Juga
Multi Makmur (PIPA) Kantongi Opini WTP, Rights Issue Jadi Akselerator Pertumbuhan
Direktur PIPA Noprian mengatakan, hasil RUPSLB kedua menjadi langkah administratif penting dalam rangkaian transformasi perseroan. “Keputusan RUPSLB ini merupakan langkah administratif penting dalam rangkaian persiapan transformasi Perseroan. Kami mengapresiasi partisipasi para pemegang saham dan akan melanjutkan proses ini dengan tata kelola yang cermat dan transparan, sejalan dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Noprian.
Dengan disetujuinya seluruh agenda RUPSLB pada 8 Juli 2026, perseroan menilai tingkat kepastian untuk melaksanakan penambahan modal guna mendukung ekspansi ke sektor energi pada tahun ini semakin meningkat.
