IHSG Dibuka Turun Tipis 0,13%, Sebaliknya Saham PRDL hingga BACK Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/7/2026), dibuka melemah 7,60 poin (0,13%) menjadi 5.865. Penurunan berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang cenderung melesat.
Penurunan sejalan dengan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS hingga berada di atas level Rp 18.000. Penurunan juga dipicu kejatuhan mayoritas sektor sahamkonsumer primer, konsumer non primer, dan infrastruktur.
Baca Juga
Prospek Emiten Logam Solid di Tengah Tekanan Biaya, Ini Saham Pilihannya Dipimpin TINS
Tekanan datang dari penurunan sejumlah saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Sebaliknya saham emiten Prajogo berhasil catatkan kenaikan tipis awal transaksi pagi ini.
Sebaliknya tiga saham berikut berhasil catatkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PRDL naik 35% menjadi Rp 162, COCO menguat 25% menjadi Rp 200, JELI naik 24,91% menjadi Rp 1.755, dan BACH naik 24,55% menjadi Rp 685.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 113,13 poin (1,89%) menjadi 5.873 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 689,33 miliar. Sebaliknya pemodal asing mengakumulasi saham BBCA senilai Rp 251,89 miliar, TLKM senilai Rp 41,05 miliar, dan BRPT mencapai Rp 33,30 miliar.
Baca Juga
Target HargaSaham Dan Kinerja Keuangan Merdeka Coppr (MDKA) Direvisi Naik, Ini Penopangnya
Adapun penurunan indeks hari ini dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 4,35%, sektor property 2,68%, sektor konsumer primer 2,50%, sektor energi 1,55%, dan teknologi 0,68%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor kesehatan 1%.
Empat saham ini berhasil pertahankan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham JECX naik 25% menjadi Rp 1.950, JELI naik 24,89% menjadi Rp 1.405, MMIX menguat 24,51% menjadi Rp 635, BACH menguat24,43% menjadi Rp 550.
