Operasikan 5 Rumah Sakit Baru, Hermina (HEAL) Yakin Pendapatan Tumbuh 16,8% di 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) atau RS Hermina membidik pertumbuhan pendapatan sebanyak 16,8% sepanjang 2024, dibandingkan realisasi tahun lalu. Pertumbuhan akan didukung peningkatan jumlah pasien dan penambahan rumah sakit.
Namun demikian, manajemen belum bersedia mengungkap realisasi kinerja keuangan perseroan hingga akhir 2023. “Kami menargetkan pertumbuhan pendapatan tahun ini dengan perkiraan mencapai 16,8% dari realisasi tahun 2023,”papar Direktur Keuangan Hermina, Yulisar Khiat dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSB) Hermina, di Jakarta, Kamis (29/02/2024).
Baca Juga
RS Hermina “Green & Smart” di IKN Siap Beroperasi Agustus 2024
Guna menopang pertumbuhan pendapatan tersebut, dia mengatakan, perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 2 triliun untuk menambahkan lima rumah sakit tahun ini. Lima rumah sakit akan dibangun di Pasuruan, Madiun, Ibu Kota Negara (IKN), Pantai Indah Kapuk 2, dan Rumbai Pekanbaru.
Terkait pembangunan rumah sakit Hermina di IKN, dia mengatakan, perseroan mengalokasikan investasi Rp 350 miliar. RS tersebut dipastikan akan rampung dan mulai menerima pasien pada Agustus 2024 atau saat presiden memimpin upacara 17 Agustus 2024 di IKN.
Sedangkan, RS Hermina Pasuruan, Jawa Timur, ditargetkan beroperasi pada April-Mei 2024. Lalu, Juni 2024, RS Hermina di Madiun akan diresmikan. Selanjutnya, rumah sakit di PIK 2 dan Rumbai ditargetkan beroperasi pada Oktober-November 2024.
“Dengan tambahan tersebut, kami akan memiliki 52 jaringan rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sampai akhir 2024,” tutur Direktur Utama Medikaloka Hermina Hasmoro.
Baca Juga
Bidik Penambahan Tempat Tidur, Saham Hermina (HEAL) Menggiurkan
Terkait jumlah tempat tidur, Hasmoro mengatakan, perseroan mematok tambahan tempat tidur dari semula 4.000 kasur menjadi 7.000 kasur pada tahun ini. Seiring dengan penambahan tersebut, HEAL akan melakukan reorganisasi dalam perubahan penambahan susunan anggota direksi perseroan.
Sementara itu, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) HEAL menyetujui pengunduran Aristo Sungkono sebagai direktur keuangan dan pengembangan strategik perseroan. Pemegang saham kemudian menyetujui Yulisar Khiat sebagai direktur keuangan dan Suryanti Gunadi sebagai direktur operasional serta Susy Setiawaty sebagai direktur human capital perseroan.“Kita menambah satu direksi baru yaitu Direktur Human Capital sebab Perseroan akan fokus ke peningkatan SDM,” tambah Harmono.
RUPSLB perseroan juga menyetujui dan mengangkat dua Wakil Direktur Utama dari dua Direktur, yaitu Yulisar Khiat dan Binsar Simorangkir.
Sementara itu hingga akhir kuartal III-2023, Hermina mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 4,2 triliun atau naik 16,1% (yoy) dengan laba bersih sebesar Rp 441,5 miliar, atau melesat 40,1%.

