Net Sell Berlanjut Rp 311,60 Miliar, Sebaliknya Asing Mulai Koleksi Saham Emiten Prajogo Ini
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing melanjukan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 311,60 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/6/2026), sebanyak 15,36 poin (0,25%) menjadi 6.101,33.
Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 386,58 miliar, DSSA mencapai Rp 95,45 miliar, NATO mencapai Rp 72,86 miliar, BBCA senilai Rp 58,99 miliar, dan ASII mencapai Rp 55,29 miliar.
Baca Juga
Di Munas NU, Prabowo Tegaskan Tak Ada Negara Selamat jika Sumber Dayanya Dikeruk Terus
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) didominasi saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN senilai Rp 126,52 miliar, TPIA mencapai Rp 101,68 miliar, dan PTRO mencapai Rp 58,61 miliar. BBRI mencapai Rp 147,58 miliar dan MCOR sebanyak Rp 61,76 miliar.
Penurunan ini dipicu atas kejatuhan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor energi 0,61%, sektor teknologi 1,05%, sektor keuangan 0,62%, transportasi 0,15%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor industri, material dasar, konsumer primer, kesehatan, hingga properti.
Baca Juga
Regulasi Baru Pemerintah: ‘E-Commerce’ Dilarang Keras Naikkan Biaya Sepihak
Tekanan IHSG hari ini datang dari pelemahan big bank, sepert BBCA, BMRI, dan BBNI. Tekanan juga datang dari penurunan saham DSSA, BYAN, ANTM, PANI, dan MLPT.
Sebaliknya saham dengan penguatan mengesankan hari ini, yaitu saham PTPW naik 24,74% menjadi Rp 1.210, LEAD naik 31,46% menjadi Rp 177, BALI menguat 25% menjadi Rp 1.475, dan LAJU naik 13,11% menjadi Rp 69.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 60,45 poin (0,98%) menjadi 6.116.69. Pemodal asing juga masih melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham Rp 1,11 triliun di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 261,98 miliar, TPIA mencapai Rp 174,65 miliar, dan BBNI sebanyak Rp 110,56 miliar.
