Usai Harga Jatuh 55%, Saham Ifishdeco (IFSH) Akhirnya Disuspensi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) dipicu atas penurunan drastis dalam beberapa hari terakhir. Suspensi bertujuan untuk cooling down.
BEI dalam pengumuman remsinya di Jakarta, Rabu (10/6/2026), menyebutkan bahwa cooling down ini bertujuan sebagai perlindungan investor. Suspensi dilakukan pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar pada saham IFSH.
Baca Juga
Menghadap Prabowo, Menteri Ara Laporkan Program Bedah Rumah dan Rumah Subsidi
Berdasarkan data BEI, harga saham IFSH telah anjlok lebih dari 55% menjadi Rp 895 dalam sebulan terakhir. Meski demikian, harga saham IFSH berhasil naik lebih dari 9,82% sepanjang year to date (ytd).
Terkait penurunan drastis harga saham IFSH, manajemen IFSH menyebutkan, perseroan tak mengetahui adanya informasi maupun fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perseroan. Perseroan juga mengungkapkan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu.
Baca Juga
Valuasi Saham Bank Dinilai Terlalu Murah, Potensi Upside masih Besar
Hingga kuartal I-2026, IFSH berhasil mencatatkan kenaikan penjualan bersih dari Rp 207,26 miliar menjadi Rp 296,77 miliar, Laba usaha juga melambung dari Rp 19,48 miliar menjadi Rp 51,52 miliar. Sebaliknya laba periode berjalan turun dari Rp 10,44 miliar menjadi Rp 6,84 miliar.
Perseroan sebelumnya menetapkan pembagian dividen tunai senilai Rp 26 per saham. Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham pada 17 Juni 2026 setelah cum dividen rampung pada 26 Mei 2026.
