Data Center Batam Telkom Laris Manis, Kapasitas Penuh Sebelum Beroperasi
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui NeutraDC (PT Telkom Data Ekosistem) mempercepat pengembangan kapasitas data center di Batam setelah seluruh kapasitas gedung pertama NeutraDC Nxera Batam (BTM-1) berhasil memperoleh partner bahkan sebelum mulai beroperasi tahun ini.
Tingginya permintaan pasar tersebut mendorong Telkom menyiapkan pengembangan gedung kedua, BTM-2, guna menambah kapasitas dan memenuhi kebutuhan data center yang terus berkembang di kawasan SIJORI (Singapura, Johor, dan Riau).
Salah satu partner strategis yang telah mengamankan kapasitas di BTM-1 adalah Gorilla Technology, perusahaan global penyedia solusi kecerdasan buatan (AI), keamanan, dan analitik data yang berkantor pusat di London, Inggris, serta beroperasi di Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika.
Baca Juga
NeutraDC Perkuat Posisi Digital Ecosystem Hub, Perluas Infrastruktur Data Center AI-Ready
Melalui kerja sama yang telah ditandatangani, Gorilla Technology akan memanfaatkan kapasitas data center NeutraDC Nxera Batam untuk mendukung implementasi infrastruktur AI dan pengembangan layanan digital di kawasan Asia. Kehadiran perusahaan tersebut memperkuat posisi NeutraDC Nxera Batam sebagai destinasi infrastruktur digital yang mampu memenuhi kebutuhan AI, cloud, dan layanan digital regional.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia, Seno Soemadji, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan semakin kuatnya posisi TelkomGroup dalam menjalankan transformasi menuju perusahaan digital infrastructure yang menjadi salah satu pilar utama strategi TLKM 30.
Menurutnya, tingginya kepercayaan partner global terhadap NeutraDC menunjukkan bahwa Indonesia, khususnya Batam, semakin diperhitungkan sebagai bagian penting dari ekosistem digital regional yang terus berkembang.
“Keberhasilan ini merupakan validasi atas langkah transformasi Telkom untuk membangun portofolio bisnis yang lebih fokus, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai jangka panjang. Seiring meningkatnya kebutuhan cloud, artificial intelligence, dan layanan digital di kawasan Asia Tenggara, kami melihat digital infrastructure akan menjadi salah satu fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital masa depan,” ujar Seno.
Ia menambahkan, tingginya permintaan pasar terhadap BTM-1 menjadi sinyal positif bagi Telkom untuk melanjutkan pengembangan kapasitas berikutnya melalui BTM-2 sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital kawasan sekaligus mendukung visi TLKM 30 dalam menciptakan mesin pertumbuhan baru yang berkelanjutan.
Baca Juga
RUPST Telkom (TLKM) Setujui Dividen Telkom Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
Seno menilai Batam memiliki posisi yang semakin penting sebagai gerbang konektivitas digital Indonesia yang menghubungkan pasar domestik dengan ekosistem digital regional. Penguatan kapabilitas data center di Batam dinilai tidak hanya mendukung kebutuhan partner saat ini, tetapi juga memperkuat kesiapan Indonesia dalam menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital kawasan yang semakin terintegrasi.
“Melalui pengembangan digital infrastructure yang berkelas dunia, Telkom ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembangunan ekosistem digital regional,” katanya.
Sementara itu, CEO NeutraDC Group, Andreuw Th.A.F, menyebut keberhasilan mengamankan partner strategis global seperti Gorilla Technology menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam mempercepat pengembangan ekosistem data center berstandar global di Indonesia.
“Kami sangat antusias menyambut Gorilla Technology dan partner global lainnya di NeutraDC Nxera Batam. Tingginya minat pasar terhadap data center kami di Batam menjadi validasi atas kesiapan infrastruktur, kualitas layanan, dan strategi pengembangan yang kami bangun bersama partner strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan adopsi AI di kawasan,” ujar Andreuw.
Baca Juga
Perkuat Infrastruktur AI di Asia Tenggara, Telkom (TLKM) melalui NeutraDC Gandeng AMD
Selain mendukung kebutuhan industri digital, pengembangan NeutraDC Nxera Batam juga diharapkan memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran data center tersebut diproyeksikan membuka lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan talenta digital lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi kawasan, serta memperkuat daya tarik Batam sebagai destinasi investasi teknologi dan digital.
CEO NeutraDC Nxera Batam, Indrama YM Purba, mengatakan Batam memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat data digital strategis di kawasan.
“Batam merupakan lokasi yang sangat potensial dengan dukungan konektivitas internasional yang kuat, kedekatan dengan pusat ekonomi regional, serta lingkungan investasi yang terus berkembang. Kami melihat tingginya kebutuhan kapasitas data center di kawasan SIJORI. Hal ini menjadi dasar bagi rencana pengembangan kapasitas berikutnya di Batam,” kata Indrama.
Pengembangan NeutraDC Nxera Batam dengan kapasitas 100 MW juga dilakukan dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan efisiensi operasional. Hal itu sejalan dengan komitmen TelkomGroup menghadirkan infrastruktur digital berkelanjutan melalui penerapan teknologi hemat energi, tata kelola operasional berstandar global, serta praktik pengembangan yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
Seiring meningkatnya kebutuhan AI, cloud computing, dan layanan digital di Asia Tenggara, kehadiran NeutraDC Nxera Batam diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai hub digital regional.

