Giliran Saham BBCA Hantam Pasar, IHSG Berbalik Anjlok 1,07% Pagi Ini
JAKARTA, investortrust.id –Saham big bank KBMI IV kembali dihujani aksi jual pagi ini, Jumat (5/6/2026), yang berimbas terhadap berlanjutnya penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan data perdagangan saham BEI hingga pukul 09.15 WIB, saham BBCA turun paling dalam mencapai 3,23% menjadi Rp 5.250. Saham BBRI melemah 1,07% menjadi Rp 2.780. Penurunan dahsyat juga melanda saham BMRI sebanyak 2,02% menjadi Rp 3.890 dan BBNI melemah sebanyak 1,17% menjadi Rp 3.380.
Baca Juga
Penurunan saham perbankan tersebut memicu IHSG melemah sebanyak 60 poin (1,06%) menjadi 5.776. Tekanan terhadap pasar saham juga datang dari penurunan sejumlah saham big cap lainnya, seperti AADI, MORA, ITMG, PGAS, hingga WIFI.
Adapun berdasarkan data BEI, saham BBCA telah anjlok lebih dari 7,83% dalam lima hari transaksi. Penurunan saham BBRI mencapai 8,17%, BBNI mencapai 11,26%, dan BMRI telah anjlok lebih dari 5,10% dalam lima hari terakhir.
Pada pembukaan pasar saham, IHSG naik tipis 6,71 poin (0,11%) menjadi 5.846. Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang melemah. Sebaliknya nilai tukar rupiah lanjutkan pelemahan sebanyak Rp 7 menjadi Rp 18.052. Rupiah juga melemah terhadap mata uang lainnya, seperti Euro.
Baca Juga
Analis: Worst Case MSCI Sudah Lewat, BBCA Siap Uji Peluang Rebound
Kenaikan indeks pada pembukaan pasar didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti energi, material dasar, konsumer primer, konsumer non primer, dan properti. Sisanya catatkan penurunan.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham PNSE naik 13,46% menjadi Rp 590, MGNA menguat 10,53% menjadi Rp 84, dan ENZO naik 10,53% menjadi Rp 63. Kenaikan pesat juga landa TPIA sebanyak 10,18% menjadi Rp 1.530.

