IHSG Sesi I Berbalik Melemah 0,91%, Meski Saham Emiten Prajogo Berjaya
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (26/5/2026), berbalik melemah 56,67 poin (0,91%) menjadi 6.149. Meski intraday sempat melambung lebih dari 51 poin.
Penurunan indeks dipengaruhi atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti industry melemah 2,08%, sektor konsumer non primer 1,72%, sektor konsumer primer 1,35%, sektor keuangan 1,19%, dan property 1,11%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi 1,50%.
Baca Juga
Perkuat 'Bullion' Bank, RI Bidik Produksi Emas Naik Dua Kali Lipat dan Berantas Tambang Ilegal
Sebaliknya saham penopang indeks dari kejatuhan datang dari saham emiten Prajogo Pangestu, seperti TPIA naik 7,65%, saham BRPT menguat 9,12%, saham PTRO menguat 6,15%, dan BREN naik 1,68% menjadi Rp 2.420.
Sebaliknya saham dengan kenaikan harga paling pesat melanda saham MGNA sebanyak 30,68% menjadi Rp 115, NZIA menguat 19,83% menjadi Rp 139, dan IKAN melesat 13,92% menjadi Rp 90.
Kemarin, IHSG ditutup naik 44,31 poin (0,72%) menjadi 6.206. Kenaikan indeks kali ini ditopang penguatan saham bank besar.
Kenaikan ditopang penguatan saham big bank, seperti BBRI sebanyak 3,93% menjadi Rp 3.170, BBCA menguat 3,39% menjadi Rp 6.100, BMRI menguat 2,43% menjadi Rp 4.220, BBNI naik 2,91% menjadi Rp 3.890, dan BRIS melambung 9,01% menjadi Rp 1.935. Sebaliknya penekan indeks datang dari saham TPIA dan DSSA.
Baca Juga
Iduladha 2026, Prabowo Kurban 1.098 Ekor Sapi untuk Masyarakat se-Indonesia
Kenaikan indeks ditopang penguatan pesat saham sektor transportasi 3,82%, sektor properti 0,77%, sektor keuangan 1,42%, sektor konsumer primer 1,09%, sektor industri 0,79%. Sebaliknya saham sektor energi dan material dasar melemah.
Adapun saham dengan penguatan harga paling pesat hari ini, yaitu saham cetak auto reject atas (ARA), yaitu GRIA melesat 34,48% menjadi Rp 156, TALF naik 25% menjadi Rp 975, RONY menguat 24,88% menjadi Rp 1.305, dan BBHI menguat 24,84% menjadi Rp 980. Meski tak ARA, LAJU naik 28,33% menjadi Rp 77,

