Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham, Ada ADRO hingga BKSL
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/4/2026), diprediksi bergerak pada kisaran 7.033 dan resistance 7.159 dengan kecenderungan menguat. Adapun saham pilihan hari ini adalah ADRO, SRTG, KPIG, dan BKSL.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk doji, di bawah MA5 dan MA20, indikator Stochastic golden cross pada area deep oversold. Dengan pol aini, IHSG diprediksi cenderung menguat dengan saham pilihan ADRO, SRTG, KPIG, dan BKSL.
Baca Juga
Prabowo Groundbreaking Proyek Hilirisasi Tahap 2, Bahlil: Hasil Kerja Satgas Kini Jadi Proyek Nyata
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa AS, yaitu Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi. Sentimen juga meredup setelah kemunduran diplomatik lebih lanjut antara AS dan Iran. Selain itu, pelaku pasar akan menerima hasil triwulanan dari setidaknya empat anggota klub Magnificent 7 setelah penutupan pasar. Adapun pagi ini, indeks Shanghai menguat +0.71% dan Kospi menguat +0.41%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham ADRO dengan target harga Rp 2.830, saham SRTG dengan target harga Rp 2.100, KPIG dengan target harga Rp 134, dan BKSL dengan target harga Rp 122.
Baca Juga
Laba Bersih Darma Henwa (DEWA) Melonjak 34,6% pada Kuartal I-2026
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 28,84 poin (0,41%) menjadi 7.101 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,19 triliun. Terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 443,80 miliar, BBCA mencapai Rp 307,73 miliar, dan BBRI sebanyak Rp 69,54 miliar.
Penguatan ini ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry 2,41%, sektor consumer non primer 1,08%, sektor teknologi 1,45%, sektor infrastruktur 1,48%, sektor keuangan 1,04%, sektor energi 0,45%, sektor property 0,39%, dan transportasi 0,31%. Sisanya catatkan penurunan.
Adapun saham dengan kenaikan paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham INOV naik 34,68% menjadi Rp 167, TOOL menguat 34,29% menjadi Rp 94, dan saham KONI sebanyak 24,89% menjadi Rp 2.960.

