Purbaya Enggan Gegabah, akan Lihat Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2026 Sebelum Buat Prediksi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa enggan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026. Alasannya ia ingin melihat terlebih dahulu hasil dari pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026.
“Kalau program kita betul, harusnya akselerasinya akan berjalan terus, cuma saya mesti lihat dulu pertumbuhan kuartal I seperti apa,” kata Purbaya, usai memimpin sidang debottlenecking, yang digelar di kantornya, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Purbaya menjelaskan bahwa dari data yang ada, ekonomi kuartal I-2026 akan bertumbuh baik. Dia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 bisa mencapai 5,5%.
Dengan capaian tersebut, Purbaya melihat perekonomian Indonesia telah mengarah ke jalur yang tepat. Dengan begitu, dia berharap terjadi perubahan sentimen dari pelaku bisnis.
“Kita yakin, dengan desain pembangunan sekarang, harusnya ke depan kita akan lebih cepat lagi pertumbuhannya,” jelas dia.
Baca Juga
Purbaya: Bank Dunia Belum Tahu Jurus-Jurus Rahasia Pak Prabowo
Purbaya melihat Lebaran dan hari besar keagamaan tidak jadi faktor penopang utama pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026. Dia membandingkan kondisi tersebut dengan pengalaman Lebaran pada kuartal I-2025.
“Tahun lalu, Lebaran memble. Jadi, bukan musiman saja. Tahun lalu sepi kan dibandingkan sekarang. Sekarang, di mana-mana macet semua pada belanja. Jadi memang ada desain ekonomi yang membuat ekonominya tumbuh lebih cepat,” kata dia.
Menurutnya faktor pendukung pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yaitu likuiditas dan belanja pemerintah yang dipercepat. Pemerintah juga mulai membuat belanja lebih efisien.
“Akibatnya, belanja pemerintahnya lebih cepat bertumbuh dibandingkan tahun lalu, 30% lebih belanja pemerintahnya tumbuh. Terus pajaknya juga tumbuh 20% lebih, artinya aktivitas ekonomi memang betul-betul membaik,” ucap dia.

