Purbaya: Bank Dunia Belum Tahu Jurus-Jurus Rahasia Pak Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut perhitungan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang dibuat Bank Dunia salah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan membaik ke depannya.
Pernyataan ini disampaikan Purbaya menanggapi Bank Dunia yang mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,8% menjadi 4,7% pada 2026. Sementara itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk 2027 dikoreksi naik dari 4,8% menjadi 5,2%.
Baca Juga
Bank Dunia Revisi Naik Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 4,8% YoY
Purbaya menyebut Bank Dunia belum mengetahui strategi Presiden Prabowo Subianto dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kita akan jaga terus. Mungkin World Bank belum tahu jurus-jurus, Pak Prabowo,” kata Purbaya seusai memimpin sidang debottlenecking, yang digelar di kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Purbaya meyakini perhitungan Bank Dunia terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia memasukkan dampak harga minyak mentah yang sedang melonjak. Purbaya meyakini, perubahan harga minyak mentah ke level normal akan kembali mengubah proyeksi Bank Dunia.
“Kalau sebulan dari sini harga minyak turun ke level normal lagi, World Bank pasti akan berubah prediksinya,” ucap dia.
Purbaya menyebut langkah Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengubah sentimen terhadap kondisi perekonomian domestik.
“Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah balik lagi ke level yang normal,” ujar dia.
Baca Juga
Bank Dunia Dukung Revitalisasi Industri Tekstil Indonesia, Dukung Pembiayaan Revitalisasi Sritex?
Purbaya menyatakan akan mengotimalkan semua mesin ekonomi yang ada. Dia optimistis perekonomian Tanah Air akan terus membaik ke depan.

